Harga Emas Dunia Menguat, Antam Malah Drop Segini
:
0
Emas Aneka Tambang (Antam)
EmitenNews.com - Harga emas dunia menguat kembali di atas level USD4.600 per ons pada perdagangan Kamis, naik hingga 0,7 persen. Meski demikian, pergerakan positif harga logam mulia di pasar global tersebut bertolak belakang dengan harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) di dalam negeri yang justru mengalami penurunan cukup signifikan.
Mengutip data Logammulia.com pada Kamis (27/8/2026), harga emas Antam pecahan 1 gram turun sebesar Rp27.000 menjadi Rp2.723.000 per gram dari posisi Rabu kemarin di level Rp2.750.000 per gram. Harga buyback atau cetak kembali juga turun Rp27.000 menjadi Rp2.583.000 per gram dari sebelumnya Rp2.610.000 per gram.
Berdasarkan laporan Reuters, penguatan emas global terjadi saat investor mempertimbangkan pendekatan Federal Reserve AS terhadap inflasi menjelang simposium tahunan Jackson Hole. Logam mulia ini sempat mengakhiri tren kenaikan lima hari berturut-turut pada Rabu (26/8/2026) setelah laporan inflasi AS tetap di atas target The Fed, yang memicu lonjakan Dolar AS dan imbal hasil obligasi.
Namun secara bulanan, harga emas global telah melonjak sekitar 14 persen sepanjang Agustus. Kenaikan didorong oleh intervensi tak terduga Departemen Keuangan AS di pasar obligasi pekan lalu guna mengendalikan biaya utang AS. Langkah tersebut menghidupkan kembali perdagangan pelemahan nilai tukar (debasement trade) sebagai lindung nilai terhadap defisit anggaran dan pelemahan Dolar AS.
Pasar kini menunggu petunjuk arah kebijakan moneter AS dari pidato perdana Ketua The Fed Kevin Warsh pada Jumat.
Berikut rincian emas Antam hari ini:
Pecahan 1 gram Rp2.723.000
Pecahan 5 gram Rp13.390.000
Pecahan 10 gram Rp26.725.000
Pecahan 25 gram Rp66.687.000
Pecahan 50 gram Rp133.295.000
Pecahan 100 gram Rp266.512.000
Pecahan 250 gram Rp666.015.000
Pecahan 500 gram Rp1.331.820.000
Pecahan 1.000 gram Rp2.663.600.000.(*)
Related News
Kenaikan Dolar AS dan Aksi Demo Tekan Rupiah ke Rp17.796
Saham Energi Tahan Kejatuhan IHSG di Tengah Demo
Sentimen AI Nvidia Bayangi Pergerakan Bursa Asia
Beda dari Publik, Ekonom ISEI Yakin Ekonomi Bakal Membaik
Berisiko Tinggi, 77% Warga AS Tolak Kripto di Dana Pensiun
Impor China Melonjak 11%, Emas Rebound Dekati USD4.620





