Harga Masker Melesat, OMED Tak Naikkan Harga tapi Banyak yang Sold Out
:
0
Official store Jayamas Medica Industry (OMED)
EmitenNews.com - Menanggapi informasi yang beredar soal harga produk masker OneMed, PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) memastikan tidak ada kenaikan harga seluruh produk masker yang diproduksi perseroan.
"Harga resmi kami tetap stabil dan tidak berubah di semua saluran penjualan, baik online (official store) maupun offline. Produksi lancar dan akan ditingkatkan sesuai kebutuhan," tegas Daniel Kurniawan, Corporate Secretary OMED, dalam keterbukaan informasi, Senin (7/9/2026).
Lebih lanjut, Daniel menyatakan bahwa perseroan berkomitmen untuk terus menjaga ketersediaan dan keterjangkauan produk kesehatan bagi masyarakat. Beli produk resmi OneMed hanya melalui official store atau mitra distributor resmi kami untuk menjamin kualitas dan harga terbaik.
"Jika Anda menemukan harga di atas wajar, harga tersebut ditetapkan secara sepihak oleh penjual pihak ketiga di luar wewenang kami," imbuhnya.
Erupsi Gunung Anak Krakatau memicu abu vulkanik menyebar ke wilayah sekitar seperti Banten dan Lampung.
Warga membutuhkan masker untuk melindungi pernapasan sehingga terjadi panic buying atau aksi beli secara berlebihan yang membuat stok menipis cepat.
Bahkan, sejumlah toko daring diduga membatalkan pesanan secara sepihak lalu menaikkan harga jual.
Masker Sold Out di Official Store
Sementara itu, di official store OneMed terlihat bahwa persediaan masker bedah, masker duckbill hingga masker bedah untuk anak terlihat sudah sold out.
Adapun, OMED menjual masker bedah karet untuk dewasa dan anak isi 50 pcs hanya sebesar Rp20.000-an per kotak. Masker duckbill sekitar Rp27.000 per kotak isi 20 pcs.
Related News
Caplok Digiserve, TLKM Genjot Bisnis Kontribusikan 20–40% Pendapatan
GOTO Macet di Rp50, Bos TLKM Buka Suara Perihal Sahamnya yang Nyangkut
CANI Jual Kapal Tunda, Saham Masih Suspend, Sandang 2 Notasi
WIFI Kejar 3 Juta+ Pelanggan, Siapkan Capex Rp7 Triliun
ISSP Optimis Prospek Q4–2026, Ditopang Proyek Migas & Unit 7 Gresik
Data Center Serbu DMAS, Manajemen Buka Opsi Konversi Landbank





