Harga Minyak Tahan Emas di USD4.350, Bunga The Fed Mengancam
:
0
Harga emas dunia bertahan di kisaran USD4.350 per ons pada Rabu, setelah mengalami penurunan selama dua sesi berturut-turut.(Foto: Magnific)
EmitenNews.com - Harga emas dunia bertahan di kisaran USD4.350 per ons pada Rabu, setelah mengalami penurunan selama dua sesi berturut-turut. Tekanan pada logam mulia ini dipicu oleh lonjakan harga minyak global yang meningkatkan kekhawatiran inflasi serta memperkuat spekulasi kenaikan suku bunga acuan.
Berdasarkan data Trading Economics, lonjakan harga minyak terjadi setelah pasukan militer Amerika Serikat (AS) menghancurkan lima kapal tanker minyak mentah Iran di dekat Pulau Kharg. Aksi militer di pusat ekspor minyak utama Iran tersebut dilakukan sebagai balasan atas upaya serangan rudal terhadap kapal perang AS.
Langkah balasan militer tersebut memicu gejolak harga energi yang berimbas pada pasar komoditas. Investor global kini bersiap menanti rilis data penting inflasi AS pekan ini guna membaca arah kebijakan moneter bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed).
Pasar saat ini memperkirakan peluang sebesar 60 persen bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada pekan depan.
Meskipun emas umumnya berfungsi sebagai instrumen lindung nilai (hedging) terhadap inflasi, kenaikan suku bunga acuan berpotensi menekan permintaan emas. Suku bunga yang tinggi meningkatkan daya tarik investasi pada aset yang menghasilkan imbal hasil bunga, sehingga mengurangi minat pada emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Sebelum tekanan pekan ini, emas mencatatkan kinerja positif pada Agustus. Kenaikan tersebut didorong oleh peningkatan permintaan investasi dan aksi lindung nilai, serta aksi beli yang konsisten oleh bank-bank sentral dunia, khususnya Bank Sentral China.
Kenaikan suku bunga The Fed berpotensi memicu aliran modal keluar (capital outflow) dari pasar berkembang seperti Indonesia, sekaligus memengaruhi nilai tukar rupiah serta pergerakan harga emas batangan di dalam negeri.(*)
Related News
Peluang Cuan, Lelang 380 Ribu Ton Beras Turun Mutu Prioritaskan UMKM
Revisi Perpres 26/2026, Pemerintah akan Impor Crude dari Banyak Negara
Bursa AS Cenderung Datar Jelang Rilis Kinerja Keuangan & Fed
Pasar Domestik dan China Ambruk, Saham Hyundai Anjlok 60%
Upaya Diplomasi Timur Tengah Tekan Harga Minyak Mentah
Microsoft Pensiundinikan 60 Ribu Orang, 1/4 Total Karyawan karena Ini





