Harga Saham Terus Menurun, BRMS Tepis Kabar Buruk Ini!
:
0
Proyek emas bawah tanah PT Citra Palu Minerals (CPM) garapan entitas PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) yang berada di Palu, Sulawesi Tengah. Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) kembali tertekan pada perdagangan Rabu (25/2/2026). Pada sesi intraday, harga BRMS turun 2,48 persen ke level Rp985.
Hal ini ditengarai imbas kabar buruk yang menimpa tambang emas milik Grup Bakrie di Poboya, Palu, menyusul pemberitaan terkait dugaan persoalan izin limbah yang menyeret entitas anak usaha perseroan.
Dalam sepekan terakhir, saham emiten tambang emas ini telah terkoreksi 5,29 persen. Bahkan dalam tiga bulan terakhir, BRMS merosot 21,20 persen atau setara 265 poin dari posisi Rp1.250 menjadi Rp985.
Adapun, di tren pelemahan harga saham tersebut, Direktur sekaligus Corporate Secretary BRMS, Muhammad Sulthon, selaku perwakilan PT Bumi Resources Minerals Tbk. memberikan klarifikasi resmi melalui keterbukaan informasi yang terbit Rabu (25/2/2026).
Sulthon menampik bahwa perseroan tidak menerima surat apa pun terkait isu tersebut.
“Sampai saat ini baik BRMS maupun anak usahanya, PT Citra Palu Minerals (CPM), tidak pernah menerima surat dari Kementerian Lingkungan Hidup terkait dengan berita tersebut,” tulis Sulthon dalam dokumen resmi perseroan.
Ia juga memastikan operasional anak usaha tetap berjalan normal.
“Sampai saat ini, CPM masih beroperasi normal seperti biasa di Poboya, Palu,” ujar Sulthon.
Lebih lanjut, manajemen menyampaikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan penambangan telah dilaksanakan sesuai perizinan yang telah diperoleh dan masih berlaku.
Perizinan tersebut mencakup persetujuan kelayakan lingkungan, izin operasional pengelolaan limbah B3, hingga surat kelayakan operasional pemenuhan baku mutu emisi dan pengelolaan air limbah domestik dari Kementerian Lingkungan Hidup.
Related News
Laba Q3 Rp1,16 Triliun, GOTO Naikkan Target Kinerja 2026
SMGR Kaji Opsi Buyback Saham di Tengah Dinamika Pasar Saham Domestik
Laba Q3 BKSL Naik 67,5 Persen, Ditopang Penjualan Lahan dan Bangunan
TLDN Cetak Pendapatan Naik 14,1 Persen, Raup Laba Rp875M di Q3 2026
Laba Bersih KAQI Tumbuh Kuat 84 Persen di Kuartal III-2026
BIKE Teken MoU dengan Pasar Jaya, Garap Proyek Pasar Minggu Rp1,1T





