Hegemoni Tak Bertahan Lama, PRAY, BELI, OMED, KMTR Sudah Mengalami Koreksi

EmitenNews.com—Pada perdagangan Selasa Selasa 8 November 2022, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menerima pencatatan perdana saham yang dilakukan PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY), PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED), PT Global Digital Niaga Tbk (BELI), PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK), PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) dan PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR).
Saham PRAY sudah turun 28,18 persen atau 310 poin ke 790 dari harga perdana di 900. Perdagangan kemarin PRAY turun hingga 6,51 persen atau 55 poin.
OMED dalam beberapa hari ini berfluktuasi dari harga 204 per saham naik ke 42 poin ke level 246 per saham. Pada perdagangan kemarin OMED turun 6 poin atau 2,38 persen.
BELI sudah kembali ke harga perdana di 450 per saham, setelah sebelumnya sempat menguat beberapa poin dengan harga tertinggi di 458. Pada perdagangan kemarin BELI ambles 1,32 persen atau 6 poin.
Hal lain lebih indah dapat dirasakan oleh investor BSBK yang sudah mengalami lonjakan hingga 142 persen dari harga perdana di 100 dan kemarin sudah menyentuh 242 per saham. Kemarin BSBK menguat 60 poin atau 32,97 persen.
Untuk CBUT masih bertahan di zona hijau dengan penguatan 29,58 persen atau 210 poin dari harga perdana 690 per saham dan pada penutupan kemarin masih ada di level 920 per saham.
KMTR sayangnya harus puas dengan koreksi yang menyentuh 2,90 persen atau 8 poin dari harga perdana di 276 ke level 268 per saham hingga penutupan kemarin.
Related News

OP Pangan Murah Salurkan 2.853 Ton Komoditas Selama Ramadan

Maanfaatkan Pasar Mamin, ITPC Meksiko Fasilitasi Business Matching

Malaysia Cabut Bea Masuk Anti Dumping Serat Selulosa Asal Indonesia

PLN Pertahankan Status Siaga Kelistrikan Hingga 11 April

Kemenperin Rilis Peta Jalan Hilirisasi untuk Pacu Swasembada Aspal

Investasi Tembus Rp206 Triliun, Industri Agro Serap 9,3 Juta Naker