IHSG Anjlok 1,48 Persen ke 6.405, DSSA Menguat dan Rajai Transaksi
:
0
Main hall Bursa Efek Indonesia
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup anjlok 95,98 poin atau 1,48% ke level 6.405,68 pada perdagangan Rabu (26/8/2026). Di tengah tekanan pasar, saham Dian Swastatika Sentosa (DSSA) justru menguat dan mencatat nilai transaksi tertinggi.
IHSG sempat mengawali perdagangan dengan menguat ke level 6.507,14. Namun, tekanan jual langsung membayangi pergerakan indeks hingga akhirnya IHSG sempat menyentuh level tertinggi intraday 6.532,17 sebelum berbalik arah.
Tekanan semakin kuat menjelang akhir perdagangan. IHSG bahkan turun hingga level terendah harian 6.405,68 seiring aksi jual yang meluas di berbagai saham.
Sebanyak 583 saham ditutup melemah, sedangkan hanya 118 saham yang menguat dan 89 saham lainnya bergerak stagnan.
Total volume perdagangan mencapai 41,46 miliar saham dengan frekuensi 2,5 juta kali. Adapun nilai transaksi di seluruh pasar tercatat sebesar Rp17,94 triliun.
Di tengah tekanan tersebut, DSSA menjadi saham dengan nilai transaksi terbesar mencapai Rp679,2 miliar. Saham perseroan juga berhasil menguat 0,47% ke level Rp1.070 per saham.
Dua saham dengan nilai transaksi terbesar berikutnya justru bergerak melemah. Saham Chandra Asri Pacific (TPIA) mencatat transaksi Rp665,6 miliar dan turun ke Rp1.870, sedangkan Bank Mandiri (BMRI) membukukan transaksi Rp650 miliar dan terkoreksi 0,95% ke Rp4.160 per saham.
Sementara itu, sejumlah saham penghuni indeks LQ45 masih mampu bertahan di zona hijau. Merdeka Copper Gold (MDKA) menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 2,03% ke Rp3.020, disusul Indofood CBP (ICBP) yang naik 1,29% ke Rp7.850 dan Alamtri Minerals (ADMR) menguat 0,3% ke Rp1.685.
Sebaliknya, Darma Henwa (DEWA) menjadi saham LQ45 dengan penurunan terdalam, yakni 7,08% ke Rp420. Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) menyusul dengan penurunan 6,67% ke Rp770, sementara Barito Pacific (BRPT) turun 5,91% ke Rp1.750 per saham.
Related News
Angkutan Barang Solid, KAI Raih Peringkat idAAA Pefindo
IHSG Lanjutkan Penurunan ke 5.266,13, Big Banks Jadi Pemberat Utama
Outflow Deras Imbas MSCI, Kepercayaan Investor Masih Jadi Tantangan
Volatil, IHSG Sesi I (27/10) Loyo 0,32% ke 5.355
BEI Rombak Penghuni Indeks LQ45, IDX30, IDX80, dan Depak Saham HSC
Sempat Dibuka Tertekan, IHSG Berbalik Naik ke Atas Level 5.400





