EmitenNews.com - Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda mengatakan terdapat indikasi potensi teknikal rebound, namun momentum masih terbats seiring bearish crossover MACD

Kata Reza, secara teknikal IHSG membentuk Dragonfly Doji setelah sempat menguji area support 6.390 dan bertahan di atas MA20 6.545.

Seperti diketahui, IHSG ditutup melemah 0,10% ke level 6.534,69 pada perdagangan kemarin, Senin (14/9). Sepanjang perdagangan, IHSG sempat tertekan hingga 2,6% ke 6.371,40, dan sempat rebound jelang penutupan seiring pergantian Menteri Keuangan menjadi Suahasil Nazara.

“Namun, investor asing masih mencatatkan net sell Rp330 miliar di pasar reguler, sementara penguatan terutama ditopang sektor keuangan (+0,55%), dengan BBCA naik 2,77%,” kata Reza dalam risetnya, Selasa (15/9).

Karena itu, ke depan diperkirakan pasar akan mencermati kebijakan awal dari Menteri Keuangan baru, Suahasil Nazara.

“Sentimen pasar selanjutnya akan tertuju pada langkah dan kebijakan awal Menteri Keuangan baru, khususnya terkait arah pengelolaan fiskal dan upaya menjaga kredibilitas keuangan negara,” ujar Reza.

Sementara Head of Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan bahwa IHSG masih rawan menguji lagi level 6.290 hingga 6.370.

Menurutnya, secara teknikal IHSG masih berada pada bagian dari wave iv dari wave c pada label hitam.

“Worst case, saat ini diperkirakan IHSG masih berada pada bagian dari wave iv dari wave (c) pada label hitam sehingga IHSG masih rawan menguji kembali 6,290-6,370,” ujar Herditya.