IHSG Berpotensi Mix Menuju Area 6635 - 6715, Cermati Saham PTPP, LPPF Hingga MLPL
:
0
EmitenNews.com – IHSG ditutup menguat pada perdagangan Rabu (10/11/21) sebesar 0,2% (+30,6 poin) menuju level 6.683,2 dengan nilai transaksi perdagangan 11,3 Triliun dan investor asing membukukan nett buy sebesar 336,13 Miliar.
Industri perbankan menunjukkan kinerja baik di kuartal ketiga setelah tertekan akibat PPKM. OJK mencatatkan kredit perbankan naik 2,21% year on year (yoy) menjadi Rp 5.652,8 triliun per September 2021. Selain itu, kualitas kredit perbankan terus membaik tercermin dari rasio kredit macet atau non performing loan (NPL) di level 3,22% di September 2021.
Padahal di Agustus dan Juli lalu stagnan di level tertinggi 3,35% pada likuiditas industri perbankan berada pada level yang memadai. Rasio alat likuid/non-core deposit dan alat likuid/DPK masing-masing pada level 152,8% dan 33,53%. Pencapaian itu jauh di atas threshold masing-masing sebesar 50% dan 10%. Permodalan lembaga jasa keuangan terpantau kuat tercermin dari Capital Adequacy Ratio (CAR) industri perbankan sebesar 25,24% per September 2021.
“IHSG berpotensi bergerak Mix menuju level area 6.635 - 6.715 dengan pertimbangan Indikator Moving Average pada posisi uptrend dan Indikator Stochastic menunjukkan peningkatan daya beli meningkat dan volume meningkat Sehingga secara teknikal IHSG akan bergerak Mix ke Area 6700,” kata Indra Tedja Kusuma Analis Sucor Sekuritas, Kamis (11/11/2021).
Melihat kondisi pasar yang memiliki potensi besar dan berbagai sentimen yang menopang, berikut adalah Stock idea atau saham pilihan Sucor Sekuritas untuk perdagangan kali ini PTPP, IMAS, LPCK, LPPF, MLPL dan SMAF.
Related News
Bahlil Ungkap Penyebab SPBU Swasta Kehabisan BBM: Aturan dan Pasokan
SpaceX Jeblok, Investor Ritel Korea Ramai-Ramai Pindah ke Saham Chip
Tindak Kasus Kekerasan Penarikan Mobil TAFS di Serang, OJK Minta ini
Gas Perdana Lapangan Karamba Kaltim Siap Pasok Kilang Balikpapan
PLTP Dieng Unit 2 Bakal Tambah 55 MW Listrik Bersih untuk Jawa-Bali
Telisik Daftar Negara Emerging Market, Ada Indonesia hingga Brasil





