EmitenNews.com - Investor ritel Korea Selatan, yang telah melakukan aksi pembelian besar-besaran setelah debut pasar SpaceX, kini menarik diri di tengah penurunan tajam harga saham dan secara massal beralih kembali ke aset terkait semikonduktor. Laporan pendapatan yang luar biasa dari Micron menjadi katalis yang menentukan, menghidupkan kembali sentimen investasi untuk saham-saham di bidang chip kecerdasan buatan (AI).

Menurut data portal informasi sekuritas Seibro milik Lembaga Penyimpanan Sekuritas Korea pada 28 Juni, investor individu domestik menempatkan ETF "SOXL" di posisi teratas dengan pembelian bersih senilai USD 627,67 juta.

BigGo Finance melaporkan saham-saham semikonduktor mendominasi daftar pembelian bersih teratas. Di posisi kedua adalah Micron dengan arus masuk sebesar USD 301,25 juta. Peringkat ketiga ditempati "Roundhill Memory ETF" senilai USD 208,49 juta, diikuti Intel di posisi keempat dengan USD 134,06 juta. Empat posisi teratas sepenuhnya ditempati oleh aset-aset terkait chip. Pergerakan ini kontras dengan tren sebelumnya.

Investor sempat mencatat pembelian bersih SpaceX sebesar USD 1,9496 miliar selama empat hari setelah IPO di Nasdaq pada 12 Juni. Saat itu, harga saham melonjak dari harga perdana USD 135 hingga menembus USD 200.

Namun, sentimen memburuk setelah SpaceX mengumumkan rencana penerbitan obligasi korporasi tambahan, yang mendorong harga saham merosot menjadi USD 153 pada 26 Juni. Akibatnya, investor ritel Korea Selatan melakukan penjualan bersih saham SpaceX senilai USD 69,2 juta pada periode tersebut. Pergeseran dana dipicu oleh laporan pendapatan kuartal ketiga fiskal Micron yang meroket 345,7 persen dibanding tahun sebelumnya.

Harga saham Micron melonjak dari USD 1.051,77 saat pengumuman menjadi USD 1.213,56 pada 25 Juni. Kondisi ini memperluas bobot semikonduktor dalam portofolio investor. Valuasi kepemilikan SOXL membengkak menjadi USD 6,22338 miliar di peringkat keempat saham AS yang paling banyak dimiliki, sementara Micron berada di peringkat kelima dengan USD 5,93549 miliar.

Sebaliknya, valuasi SpaceX menyusut menjadi USD 1,61979 miliar dan turun ke posisi ke-24. Secara keseluruhan, investor ritel Korea Selatan mencatat total pembelian bersih sebesar USD 870 juta bulan ini, berbalik dari status penjual bersih pada April dan Mei lalu.(*)