EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih memiliki potensi bergerak menguat menyusuri sisa tahun 2026.

Head of Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan IHSG berpeluang meskipun cenderung terbatas. Pergerakan IHSG diperkirakan akan menguji area gap di 6.635 hingga 6.705.

“Untuk 2026 sendiri, kami perkirakan pergerakan IHSG berpeluang menguat meskipun cenderung terbatas, di mana kami perkirakan akan menguji area gap di 6635-6705,” kata Herditya, kepada EmitenNews, Selasa (1/9).

Ia juga mengatakan, untuk bulan September secara historikal return IHSG relatif berbeda. Jika dalam lima tahun terakhir return IHSG masih mencatatkan positif, namun jika ditarik dalam 10 tahun terakhir maka kecenderungannya negatif.

Di sisi lain, IHSG masih akan menghadapi sejumlah sentimen di luar rebalancing indeks yang berlaku di bulan ini oleh penyedia indeks global yaitu MSCI dan FTSE Russell. Seperti, kencederungan konflik global baik di Timur Tengah maupun Rusia-Ukraina yang kembali memanas.

“Hal tersebut menyebabkan harga komoditas antara lain minyak mentah serta soft commodities lainnya bergerak naik,” ujar Herditya.

Selain itu, investor juga masih mencermati perkembangan kebijakan The Fed, di mana beberapa waktu belakang menunjukkan sinyal hawkish, terutama pasca pidato Warhs di Jackson Hole.

Sementara itu, dalam laporan technical reccomendation, Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) memberikan pandangan mixed terhadap pergerakan IHSG. Posisi IHSG terakhir berada di level 6.525,5 dengan area resistance terdekat di level 6.535.

Apabila indeks mampu bertahan dan menembus area tersebut, peluang penguatan menuju 6.600 terbuka. Dan sebaliknya, investor perlu mencermati area support di 6.390 dan 6.300. Jika melemah hingga tembus level tersebut, maka berpotensi mengubah arah pergerakan indeks dalam jangka pendek.

“JCI Technical Outlook: Mixed. Indeks bertahan tepat di bawah Resistance 1 (6,535) usai sesi rebalancing MSCI. Tembus 6,535 membuka jalan ke 6,600; jaga Support 1 (6,390),” tulis laporan tersebut.