IHSG Diprediksi Bergerak pada Range 6800-7000, Ini 5 Saham PIlihan Bahana Sekuritas
EmitenNews.com—Pada perdagangan Kamis (13/10), Bursa saham Wallstreet ditutup menguat diatas 2% setelah rilis data CPI AS turun ke level 8.2% (YoY) dan data Jobless Claims meningkat menjadi 228000 hal ini membuat The Fed masih akan agresif menaikkan suku bunga pada pertemuan November mendatang.
Bursa saham Asia mayoritas ditutup melemah, pelaku pasar menanti rilis data CPI AS dan kekhawatiran kembali meningkatnya kasus Covid di China. Harga minyak mentah dunia menguat 2% setelah rilis data cadangan minyak mentah dan persediaan bensin AS turun.
IHSG ditutup melemah pada perdagangan Kamis (13/10), pelaku pasar wait and see menanti rilis data ekonomi AS. Selain itu pelemahan Rupiah turut menjadi perhatian pelaku pasar. “Diperkirakan hari ini Jumat (14/10) IHSG berpotensi Rebound dengan range 6800-7000, saham sektoral yang dapat diperhatikan Energi, Konsumer, dan Infrastruktur.,” kata Dimas Wahyu Analis Bahana Sekuritas.
BHIT Terbentuk Doji berpotensi terjadinya Rebound. Area beli terbaik pada range 63-65. Stoploss jika Closing di bawah level 61.
SCMA Terbentuk White Candle berpotensi terjadinya Rebound • Area beli terbaik pada range 210-216. Stoploss jika Closing di bawah level 204.
BBRI Terbentuk Inverted Hammer berpotensi terjadinya Rebound. Area beli terbaik pada 4350-4400. Stoploss jika Closing di bawah level 4300.
META Terbentuk Spinning berpotensi terjadinya Rebound. Area beli terbaik pada range 140-150. Stoploss jika Closing di bawah level 135.
LPPF Terbentuk Bullish Harami berpotensi terjadinya Rebound. Area beli terbaik pada range 4200- 4250. Stoploss jika Closing di bawah level 4150.
Related News
IHSG Kian Menyala, Borong Saham IMPC, PANI, dan TINS
Apa Itu Saham Gorengan? Begini Cara Menghindarinya
IHSG Bangkit! Ditutup Lompat 2,52 Persen ke Level 8.122
Biaya Transaksi Kurang Kompetitif Jadi Hambatan Utama Bursa Kripto RI
SBN Ritel Perdana 2026, Penawaran ORI029 Dibuka hingga 19 Februari
IHSG Rebound ke 8.047 di Sesi I (3/2), 10 dari 11 Sektor Mulai Bangkit





