IHSG Ditutup Melesat 0,99 Persen, Seluruh Sektor Naik
:
0
Lantai perdagangan saham di BEI.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga penutupan perdagangan hari ini Jumat (25/4) menguat 65,437 poin atau 0,99% di level 6.678.915.
IHSG bergerak variatif dari batas bawah di level 6.613 hingga batas atas pada level 6.683 setelah dibuka pada level 6.613.
Penguatan IHSG dipenutupan sore hari ini didorong Seluruh indeks sektor yang diperdagangkan di BEI.
Indeks sektor dengan kenaikan terbesar adalah sektor barang konsumen primer yang naik hingga 2,57%, sektor teknologi naik 2,47% dan sektor transportasi yang naik 1,67%.
Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 19,34 miliar saham dengan total nilai Rp 9,63 triliun. Sebanyak 427 saham naik, 175 saham turun dan 204 saham stagnan.
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya MFIN sebesar Rp920 menjadi Rp4.600 per lembar dan SMMA sebesar Rp600 menjadi Rp16.075 per lembar serta GGRM sebesar Rp350 menjadi Rp10.200 per lembar.
Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya DSSA sebesar Rp850 menjadi Rp42.250 per lembar dan STTP sebesar Rp300 menjadi Rp11.525 per lembar serta RDTX sebesar Rp250 menjadi Rp11.750 per lembar.
Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya UNVR sebanyak 43.903 kali senilai Rp414,3 miliar kemudian INET sebanyak 32.561 kali senilai Rp134,6 miliar dan BBRI sebanyak 29.627 kali senilai Rp513,05 miliar.
Top gainers LQ45 hari ini adalah, Unilever Indonesia Tbk (UNVR) (17,06%), Bank Jago Tbk (ARTO) (7,87% dan Ciputra Development Tbk (CTRA) (6,32%).
Sedangkan Top losers LQ45 hari ini adalah, Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) (-2,54%), Kalbe Farma Tbk (KLBF) (-1,98%) dan Barito Pacific Tbk (BRPT) (-1,96%).
Related News
HBA USD124,44 per Ton, Intip Dampaknya ke Saham Batu Bara
Genjot ini, Bank Raya Hadirkan Raya Preloved Bazaar Vol.2
IHSG Turun Tipis ke 6.343, Saham-Saham Bakrie Kinclong
Perkuat Pendidikan Karakter, ini Aksi Nyata Alumni ITB Angkatan 1985
IHSG Mendatar di Sesi I, Saham Grup Bakrie Justru Berpesta!
RI-China Bakal Sulap Madura Jadi Kawasan Industri Berat





