IHSG Lanjut Koreksi, Koleksi Saham ARTO, BBNI, dan ICBP
Pergerakan saham di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi rebound. Meski begitu, penguatan IHSG dengan ruang terbatas, dan rawan melanjutkan koreksi. Maklum, pada perdagangan Rabu, 17 Juli 2024, IHSG turun dengan lonjakan volume penjualan.
Nah, sepanjang perdagangan hari ini Kamis, 18 Juli 2024, IHSG akan menguji level support 7.215-7.176, dan resistance 7.374-7.396. Oleh karena itu, MNC Sekuritas menjagokan sejumlah saham berikut sebagai bancakan koleksi.
Bank Jago (ARTO) buy on weakness Rp2.130-2.280, dengan target harga Rp2.520-2,670, dan stop loss Rp2.030 per saham. Bank BNI (BBNI) buy on weakness Rp4.770-4.960, proyeksi harga Rp5.250-5.500, dan stop loss Rp4.610 per helai.
Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) buy on weakness Rp10.550-10.675, dengan target harga Rp11.075-11.250, dan stop loss Rp10.350. Semen Indonesia alias SIG (SMGR) buy on weakness Rp3.890-4.000 dengan proyeksi Rp4.290-4.620, dan stop loss Rp3.780 per lembar. (*)
Related News
IHSG Bangkit! Ditutup Lompat 2,52 Persen ke Level 8.122
Biaya Transaksi Kurang Kompetitif Jadi Hambatan Utama Bursa Kripto RI
SBN Ritel Perdana 2026, Penawaran ORI029 Dibuka hingga 19 Februari
IHSG Rebound ke 8.047 di Sesi I (3/2), 10 dari 11 Sektor Mulai Bangkit
Perkuat Konektivitas Pembayaran Lintas Negara, BI Gabung Proyek Nexus
Wall Street Menyala, IHSG Kembali Koreksi





