IHSG Melemah 0,57 Persen di Sesi I, Sektor Ini Pemicunya
:
0
Ilustrasi gambar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI)
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak mampu mempertahankan penguatannya dan berbalik melemah pada akhir perdagangan sesi pertama hari ini. Jumat (7/6) pukul 11.30 WIB, IHSG turun 39,636 poin atau 0,57% ke level 6.935,261 di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Total volume transaksi di bursa mencapai 7,42 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 3,56 triliun. Terdapat 274 saham yang mengalami penurunan harga, 249 saham yang naik, dan 230 saham yang stagnan.
Penurunan IHSG dipengaruhi oleh beberapa sektor. Sektor dengan penurunan terdalam adalah sektor infrastruktur yang melemah 1,05% di akhir sesi pertama.
Disusul oleh sektor perindustrian yang turun 0,66%, sektor teknologi yang turun 0,61%, sektor keuangan yang melemah 0,51%, dan sektor barang konsumsi non-primer yang turun 0,25%.
Sementara itu, sektor transportasi dan logistik menjadi sektor dengan penguatan terbesar setelah naik 1,43% di akhir sesi pertama. Diikuti oleh sektor barang baku yang naik 0,59%, sektor kesehatan yang naik 0,54%, dan sektor properti dan real estat yang menguat 0,38%. Sektor energi naik 0,34% dan sektor barang konsumsi primer menguat tipis 0,07%.
Saham-saham top losers LQ45 pada siang ini antara lain:
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun 1,78%.
- PT Harum Energy Tbk (HRUM) turun 1,68%.
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) turun 1,67%.
Sementara itu, saham-saham top gainers LQ45 terdiri dari:
- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) naik 5,26%.
- PT Bank Jago Tbk (ARTO) naik 2,61%.
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik 2,44%.
Related News
Jawab Isu Delisting, Presdir Bank CIMB Niaga (BNGA) Ungkap Ini
Dukung Modal Kerja, ASSA Raih Kredit Setengah Triliun dari BCA (BBCA)
Kurangi Porsi, Pemenang Nusantara Kini Kuasai 45 Persen Saham WINR
Borong Tiga Saham Emiten, Boy Thohir Tambah Investasi Langsung
Saham PBV di Bawah 1 Masuk Radar Diskon, Ini Prospek Emiten PEHA
Saham Bergejolak, Emiten Babah Alun (CMNP) Sentil Isu Rights Issue





