EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (20/8/2026). Sentimen global dari harga emas dan penurunan yield AS menjadi salah satu penopangnya.

Berdasarkan data RTI Business pukul 09.03 WIB, IHSG naik 64,264 poin atau 1,01% ke level 6.458,389. Indeks dibuka di 6.447,250 dan sempat menyentuh level tertinggi di 6.462,576.

Penguatan IHSG pagi ini ditopang oleh mayoritas saham. Tercatat 365 saham menguat, 127 saham melemah, dan 198 saham stagnan. Volume transaksi mencapai 1,808 miliar saham dengan nilai turnover Rp810,365 miliar.

Sentimen Emas Bikin Saham Emas Ceria

Reli harga emas global jadi katalis utama penguatan IHSG pagi ini. Harga emas bertahan di sekitar USD4.500/oz setelah melonjak lebih dari 4% pada sesi sebelumnya.

Penurunan yield US Treasury menjadi katalis utama setelah pemerintah AS meningkatkan pembelian kembali obligasi tenor 10, 20, dan 30 tahun. Yield 30-year Treasury sebelumnya sempat mencapai level tertinggi sejak 2007.

"Penurunan yield kembali meningkatkan daya tarik emas yang tidak memberikan kupon," tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya.

Selain itu, Minutes The Fed Juli menunjukkan sebagian pejabat masih mendukung kenaikan suku bunga tahun ini. Ketidakpastian AS–Iran dan risiko inflasi global juga masih menjadi faktor pendukung permintaan emas.

Sentimen ini langsung menular ke bursa. Berdasarkan data perdagangan pukul 09.10 WIB, saham-saham emas kompak menguat:

1. Archi Indonesia Tbk. (ARCI): +125 (+9,62%) ke Rp1.425