EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah pada pembukaan perdagangan Senin, 15 September 2026. Setelah sempat menguat tipis, indeks gagal bertahan di atas 6.500.

Berdasarkan data RTI Business pukul 09.01 WIB, IHSG berada di level 6.492,902 atau turun 41,791 poin (-0,64%). IHSG dibuka di 6.544,774, sempat sentuh high di 6.549,604, lalu tertekan ke low 6.490,912. Nilai transaksi Rp584,319 miliar dengan volume 1,145 miliar saham.

Pelemahan pagi ini sejalan dengan proyeksi Sinarmas Sekuritas dalam risetnya Selasa, 15 September 2026.

"Market prediction: IHSG mencoba Resistance 6,629. Rating: Neutral to Bearish," tulis Sinarmas Sekuritas.

Sinarmas mencatat pada perdagangan Senin (14/9) IHSG bertahan di atas Support 6,476 dan ditutup di level 6.534. Untuk hari ini, IHSG berpeluang mencoba resistance.

"Pada perdagangan hari Selasa (15 September), IHSG berpeluang mencoba Resistance 6,629 next Resistance 6,707. Sebaliknya, area Support terdekat kini berada di rentang 6,376–6,230 - 6,106 yang diharapkan dapat kembali diuji jika terjadi technical rebound," tulisnya.

Sentimen Penekan

Dari global, bursa saham AS ditutup melemah pada Senin (14/09), dengan S&P 500 turun 0,5% dan Nasdaq 100 terkoreksi 0,8%.

"Pelemahan terutama dipicu aksi jual saham chipmaker dan AI infrastructure setelah muncul kekhawatiran terkait risiko perkembangan AI yang terlalu cepat. Tekanan juga datang dari kenaikan harga minyak yang mendorong yield Treasury 10Y sempat menembus 5%, level tertinggi sejak 2023," tulis Sinarmas.

Sementara dari domestik, pasar mencermati pergantian Menteri Keuangan.