IHSG Potensi Balik Arah, Sedot Saham ADRO, ARCI, dan HRTA
:
0
Seseorang berjalan di bagian teras depan gedung Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,19 persen menjadi 6.865. Transaksi masih didominasi oleh tekanan jual. Oleh sebab itu, posisi indeks tidak menutup ruang untuk berbalik arah di tengah deras arus koreksi.
Dengan begitu, sepanjang perdagangan hari ini, Senin, 7 Juli 2025, indeks akan menjelajahi area support 6.824-6.752, dan posisi resistance 6.994-7.085. Berdasar data itu, MNC Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham berikut.
Yaitu, Adaro Andalan (AADI) buy on weakness Rp6.875-6.975 dengan proyeksi Rp7.175-7.325, dan stop loss Rp6.825 per lembar. Alamtri (ADRO) speculative buy Rp1.640-1.720 dengan target di kisaran Rp1.825-1.940, dan stop loss di posisi Rp1.620 per eksemplar.
Archi (ARCI) buy on weakness Rp555-590 per helai dengan proyeksi Rp645-715 per saham, dan stop loss Rp530 per eksemplar. Hartadinata (HRTA) buy on weakness Rp565-590 dengan proyeksi di level Rp630-680 per saham, dan stop loss Rp550 per eksemplar. (*)
Related News
IHSG Akhir Pekan Melesat ke 6.401, CUAN Top Loser LQ45
Pidato Prabowo Sengat IHSG, Indeks Berbalik Reli 0,56% di Akhir Sesi I
Prabowo Sebut Keuntungan BUMN Naik 2 Kali Lipat dalam 2 Tahun
Menyambut HUT ke-81 RI, IHSG Jumat Dibuka Terkoreksi 0,18 Persen
IHSG Tertekan 1,13 Persen, MNC Sekuritas Ungkap Dua Skenario
Di Tengah Sentimen MSCI, Kiwoom Masih Bidik IHSG ke 7.000





