IHSG Potensial Menguat, Serok Saham BBRI, PTRO, dan ASII
:
0
Suasana main hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan lalu terkoreksi 0,42 persen menjadi 8.508. Transaksi perdagangan didominasi volume penjualan. Potensi indeks untuk menguat belum tertutup dengan dis elingi oleh jebakan koreksi.
Sepanjang perdagangan hari ini, Senin, 1 Desember 2025, indeks akan menjelajahi area support 8.491-8.428, dan posisi resistance 8.616-8.660. Berdasar data itu, MNC Sekuritas menyarankan para investor untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut.
Yaitu, Astra International (ASII) buy on weakness Rp6.375-6.525 per saham dengan target Rp6.725-6.900 per helai, dan stop loss Rp6.275 per eksemplar. Bank BRI (BBRI) speculative buy Rp3.650-3.680 per helai dengan target Rp3.740-3.790 per saham, dan stop loss Rp3.630 per eksemplar.
Petrosea (PTRO) buy on weakness Rp9.800-9.950 per helai dengan proyeksi Rp10.275-10.825 per saham, dan stop loss Rp9.650 per eksemplar. Chandra Asri (TPIA) buy on weakness Rp7.225-7.350 per helai dengan target Rp7.725-8.275 per saham, dan stop loss Rp7.025 per eksemplar. (*)
Related News
Bahlil Ungkap Penyebab SPBU Swasta Kehabisan BBM: Aturan dan Pasokan
SpaceX Jeblok, Investor Ritel Korea Ramai-Ramai Pindah ke Saham Chip
Tindak Kasus Kekerasan Penarikan Mobil TAFS di Serang, OJK Minta ini
Gas Perdana Lapangan Karamba Kaltim Siap Pasok Kilang Balikpapan
PLTP Dieng Unit 2 Bakal Tambah 55 MW Listrik Bersih untuk Jawa-Bali
Telisik Daftar Negara Emerging Market, Ada Indonesia hingga Brasil





