IHSG Rawan Koreksi, Sambangi Saham BBCA, SIDO, dan ANTM
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki kala membuka seremoni perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia beberapa wadktu lalu. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menyudahi perdagangan kemarin menguat signifikan. Yaitu, melejit 1,08 persen menjadi 7.436. Apresiasi IHSG itu diikuti dan didominasi volume pembelian.
Selanjutnya, kalau mampu menjebol level 7.454, IHSG akan menuju titik baru di kisaran 7.513-7.654. Namun, sebaliknya, kalau gagal dan memilih jalur koreksi, IHSG akan mengaspal jalur 7.027-7.218.
Jadi, sepanjang perdagangan hari ini, Kamis, 15 Agustus 2024, IHSG akan berayun pada level support 7.207-7.126, dan level resistance 7.454-7.514. Menilik data dan fakta itu, MNC Sekuritas menawarkan sejumlah saham laik koleksi.
Antara lain Aneka Tambang alias Antam (ANTM) speculative buy Rp1.285-1.300 dengan proyeksi harga Rp1.405-1.505, dan stop loss Rp1.265 per lembar. Bank Central Asia (BBCA) speculative buy Rp10.025-10.200 dengan target Rp10.400-10.600, dan stop loss Rp9.875.
Terakhir, Industri Jamu Sido Muncul (SIDO) buy on weakness Rp705-725 per lembar dengan proyeksi harga di kisaran Rp745-770, dan stop loss di level Rp695 per eksemplar. (*)
Related News
Konsumsi Domestik Bawa Industri Logam Tumbuh 15,71 Persen Di 2025
Mengekor Wall Street, IHSG Kembali Tertekan
IHSG Terjebak Koreksi, Serok Saham ELSA, PSAB, dan ENRG
BXA 2026 Pertegas Peran BTNers
IHSG Turun Tipis ke 8.265, Tujuh Sektor Masuk Zona Merah
Raih Izin Bank Indonesia, JFX Perkuat Fondasi Pasar Derivatif Nasional





