IHSG Rebound 115 Poin, Tapi Masih Tertahan di Bawah 6.000
:
0
Main hall Bursa Efek Indonesia
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya rebound setelah tertekan selama tiga hari berturut-turut. Pada perdagangan Kamis (25/6/2026), indeks menguat 115 poin atau 1,96% ke level 5.999,03.
Meski seluruh sektor mencatat penguatan dan lebih dari 500 saham ditutup di zona hijau, IHSG masih belum mampu kembali menembus level psikologis 6.000.
Sepanjang hari, indeks komposit bergerak di rentang 5.864 dan sempat tembus level tertinggi intraday di 6.052.
Seiring penguatan tersebut, sektor infrastruktur yang utama menopang dengan kenaikan 3,81%, disusul sektor kesehatan menguat 3,03%, barang konsumer primer naik 2,50%, transportasi 2,34%, dan perindustrian menguat 2,24%
Total volume perdagangan sebanyak 22,45 miliar saham, frekuensi 1 7 juta kali, dan nilai transaksi tembus Rp13,67 triliun.
Ramainya perdagangan ditopang beberapa saham big caps dengan nilai transaksi tinggi yang dipimpin Bank Central Asia (BBCA) Rp1,2 triliun, Bank Mandiri (BMRI) Rp1,1 triliun, Chandra Asri Pacific (TPIA) Rp1 triliun, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Rp977 miliar, dan Dian Swastatika Sentosa (DSSA) Rp564 miliar.
Tercatat, sebanyak 537 saham menguat 135 saham melemah, dan 141 saham lainnya stagnan.
Di jajaran 45 saham terlikuid, pencetak kenaikan harga paling tinggi atau Top Gainers adalah: PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) 7,14% ke Rp 390, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) 6,91% ke Rp 2.010, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) 6,62% ke Rp 2.900 per saham
Sementara untuk Top Losers LQ45 yaitu PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) turun 3,12% ke Rp 1.395, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) merosot 2,07% ke Rp 2.370, dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) anjlok 1,80% ke Rp 1.910 per saham.
Related News
IHSG Akhir Pekan Melesat ke 6.401, CUAN Top Loser LQ45
Pidato Prabowo Sengat IHSG, Indeks Berbalik Reli 0,56% di Akhir Sesi I
Prabowo Sebut Keuntungan BUMN Naik 2 Kali Lipat dalam 2 Tahun
Menyambut HUT ke-81 RI, IHSG Jumat Dibuka Terkoreksi 0,18 Persen
IHSG Tertekan 1,13 Persen, MNC Sekuritas Ungkap Dua Skenario
Di Tengah Sentimen MSCI, Kiwoom Masih Bidik IHSG ke 7.000





