IHSG Rebound, Koleksi Saham BBNI, INKP, dan CMRY
Seseorang berjalan di bagian teras depan gedung Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan lalu terkoreksi 0,41 persen menjadi 7.898. Transaksi perdagangan disertai dengan kemunculan tekanan jual. So, ruang penguatan indeks terbuka dengan ditingkahi jalur koreksi.
Dengan demikian, sepanjang perdagangan hari ini, Selasa, 19 Agustus 2025, indeks akan mengitari area support 7.800-7.680, dan posisi resistance 8.008-8.103. Menilik data dan fakta tersebut, MNC Sekuritas menyarankan pelaku pasar untuk mengoleksi Sejumlah saham bberikut.
Yaitu, Bank BNI (BBNI) buy on weakness Rp4.220-4.340 per helai dengan proyeksi Rp4.510-4.580, dan stop loss Rp4.150 per lembar. Cimory (CMRY) buy on weakness Rp4.900-4.940 per saham dengan target Rp5.025-5.225 per helai, dan stop loss Rp4.870 per eksemplar.
Indah Kiat (INKP) buy on weakness Rp7.750-7.875 per saham, dengan target Rp8.400-8.750 per helai, dan stop loss Rp7.350. Mitra Adiperkasa (MAPI) buy on weakness Rp1.280-1.320 dengan target Rp1.385-1.435 per helai, dan stop loss Rp1.225 per eksemplar. (*)
Related News
IHSG Bangkit! Ditutup Lompat 2,52 Persen ke Level 8.122
Biaya Transaksi Kurang Kompetitif Jadi Hambatan Utama Bursa Kripto RI
SBN Ritel Perdana 2026, Penawaran ORI029 Dibuka hingga 19 Februari
IHSG Rebound ke 8.047 di Sesi I (3/2), 10 dari 11 Sektor Mulai Bangkit
Perkuat Konektivitas Pembayaran Lintas Negara, BI Gabung Proyek Nexus
Wall Street Menyala, IHSG Kembali Koreksi





