IHSG Selasa (23/6) Melemah Tipis 0,25 Persen Jelang Pengumuman MSCI
:
0
Main hall Bursa Efek Indonesia
EmitenNews.com - Jelang pengumuman MSCI Market Classification Review, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis 15,35 poin atau 0,25% ke level 6.101,33 pada penutupan perdagangan Selasa (23/6/2026).
IHSG dibuka langsung anjlok dan sepanjang hari berada di zona merah. Rentang pergerakannya di level terendah 5.993,03 dan tertingginya di 6.121,77.
Pelemahan IHSG juga sejalan dengan penurunan harga sebanyak 373 saham. Sementara, saham yang menguat sebanyak 282 dan 160 saham lainnya stagnan.
Transaksi ramai dengan volume perdagangan sebanyak 41,54 miliar saham, frekuensi 1,79 juta kali, dan nilai transaksi Rp32,94 triliun.
Nilai transaksi didominasi beberapa emiten big caps. Dian Swastatika Sentosa (DSSA) catat transaksi tertinggi Rp1,8 triliun, namun harganya merosot 2,35% ke Rp830.
Saham pencetak transaksi tertinggi berikutnya Bank Mandiri (BMRI) sebesar Rp1 triliun dan harga turun 2,37% ke Rp4.120, Chandra Asri Pacific (TPIA) Rp949,5 miliar dan harga menguat 6,22% ke Rp2.050, Bank Central Asia (BBCA) Rp887,2 miliar, harga turun 1,62% ke Rp6.125 per saham.
Kinerja Saham LQ45
Saham Kalbe Farma (KLBF) mencatat kenaikan tertinggi di jajaran LQ45 yaitu sebesar 11,76% ke Rp760, disusul Merdeka Battery Materials (MBMA) menguat 5,94% ke Rp535, dan Barito Pacific (BRPT) naik 5,35% ke Rp1.675 per saham.
Di lain sisi, Vale Indonesia (INCO) mencatat penurunan terdalam 4,15% ke Rp4.960, Bukit Asam (PTBA) turun 3,5% ke Rp2.480, dan Merdeka Copper Gold (MDKA) turun 3,4% ke Rp2.840 per saham
Mayoritas Indeks Bursa Asia Melemah
Related News
RI Bidik Pasar India, Target Bebas Tarif Naik 80 Persen
BEI Proyeksi LQ45 Masuk Fase Pemulihan di Semester II 2026
BEI Sebut Pasar Saham Mulai Pulih di Semester II 2026
DPR Minta Ekonomi RI Cari Mesin Baru Selain Konsumsi
Daftar Top Gainers Sepekan, CBPE Memimpin
Ini Top Losers Sepekan, Ada BACH, TCPI hingga BUVA





