IHSG Sesi I Merangkak 0,65 Persen di 8.604
Lantai perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 55,80 poin atau 0,65 persen ke 8.604,59 pada penutupan sesi I, Selasa (2/12/2025). Sebanyak 377 saham menguat, 247 melemah, dan 181 stagnan.
Kenaikan indeks ditopang sembilan sektor, dengan sektor perindustrian memimpin penguatan 3,02 persen, disusul barang konsumen siklikal 2,02 persen dan infrastruktur 1,42 persen. Sektor kesehatan dan teknologi terkoreksi masing-masing 1,04 persen dan 0,50 persen.
Total volume transaksi mencapai 24,40 miliar saham dengan nilai Rp12,04 triliun.
Top gainers sesi I dipimpin SDMU yang melesat 34,78 persen ke Rp124, BBRM naik 32,18 persen ke Rp115, dan FPNI menguat 24,88 persen ke Rp1255.
Sementara itu, ESTI memimpin daftar top losers dengan penurunan 14,91 persen ke Rp137, disusul ESIP yang turun 10,31 persen ke Rp87, dan OPMS melemah 8,75 persen ke Rp146.
Dalam perkembangan lain, BGN akan menyuntikkan Rp900 miliar per hari ke rekening SPPG MBG mulai 2026. Celios memperkirakan kerugian ekonomi akibat banjir Sumatra mencapai Rp68,67 triliun. OJK menyetujui perubahan susunan pengurus BBNI efektif 1 Desember. PJAA menargetkan 800 ribu pengunjung selama periode libur Nataru. DPUM mengumumkan terbitnya sertifikat merek logo perusahaan. PT Multi Sarana Nasional membeli 6,5 juta saham HATM di harga Rp382 dan Rp384. Sentral Investa Maksima melepas 1 juta saham BMBL pada harga Rp70, Rp76, dan Rp77.
Related News
Lippo dan Danantara Mulai Garap Rusun Subsidi di Meikarta
Produksi Minyak Sumur Banyu Urip Melejit Dari 4.800 ke 12.300 BOPD
Harga Pakan Turun, Kementan Pastikan Biaya Produksi Makin Efisien
HIP BBN Bioetanol Maret 2026 Ditetapkan Rp7.949 per Liter
Tingkatkan Keselamatan Angkutan Lebaran, Kemenhub Ramp Chek Semua Moda
PLN NPC Rampungkan Dua Proyek Elektrifikasi Kereta Cepat Malaysia





