IHSG Sesi Siang (24/6) Mendadak Ambruk 1,62 Persen ke 6.002, Kenapa?
:
0
IHSG Rabu Siang (24/6) terpantau mendadak ambruk. Foto: EmitenNews.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik ambruk pada penutupan sesi I perdagangan Rabu (24/6). IHSG ditutup melemah 1,62% atau 99,132 poin ke level 6.002,200, setelah sempat dibuka menguat pagi tadi.
Mengacu data RTI Business pukul 12.07 WIB, IHSG bergerak liar di rentang 5.993,390 hingga 6.171,380. Level 5.993 menjadi titik terendah hari ini sekaligus menguji level psikologis 6.000. Tekanan jual mendominasi dengan 426 saham turun, 201 saham naik, dan 178 saham stagnan.
Volume transaksi tercatat 12,231 miliar saham dengan nilai turnover Rp6,739 triliun. Frekuensi perdagangan mencapai 1.045.975 kali. Kapitalisasi pasar turun ke Rp10.547,975 triliun.
Euforia pagi soal konfirmasi MSCI yang masih menempatkan Indonesia di Emerging Market berlanjut ditekan sentimen lain. Pelaku pasar berbalik khawatir setelah mencerna catatan MSCI bahwa reformasi regulasi, transparansi kepemilikan, dan free float hingga penundaan klasifikasi market akan terus dipantau hingga November 2026. Risiko downgrade ke Frontier Market masih jadi bayang-bayang yang membuat asing masih wait and see.
Sentimen negatif juga datang dari global. Dalam catatan Mirae Asset Sekuritas (24/6) Wall Street semalam ditutup merah dengan Nasdaq anjlok 2,2% akibat aksi jual saham teknologi dan kekhawatiran perlambatan permintaan AI. Dolar AS menguat dengan DXY di 101,39, menekan rupiah ke Rp17.845 per dolar AS. Kondisi ini memicu aksi profit taking dan foreign outflow di pasar saham domestik.
Koreksi IHSG diseret hampir seluruh sektor. IDXBASIC menjadi pemberat utama dengan kejatuhan 3,45% ke 1.595,22. IDXENERGY ikut tertekan 2,86% ke 2.804,92 dan IDXINFRA melemah 2,23% ke 1.766,40. Hanya IDXTECHNO yang bertahan di zona hijau, naik tipis 0,25% ke 6.521,28. Indeks LQ45 juga terkoreksi 1,45% ke 589,76.
Saham-saham dengan penurunan terdalam siang ini dipimpin PT Citra Buana Prasida Tbk. (CBPE) Rp274 yang ambles 12,74% atau 40 poin. PT Arkora Hydro Tbk. (ARKO) Rp4.760 turun 12,66% atau 690 poin, dan PT Bali Towerindo Sentra Tbk. (BALI) Rp1.290 melemah 12,54% atau 185 poin. PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) Rp575 turun 10,16% atau 65 poin, serta PT Bukaka Teknik Utama Tbk. (BUKK) Rp1.120 terkoreksi 10,04% atau 125 poin.
Berlawanan, PT Pratama Widya Tbk. (PTPW) Rp1.510 memimpin penguatan dengan melesat 24,79% atau 300 poin. Disusul PT Bhakti Multi Artha Tbk. (BHAT) Rp1.635 naik 23,86% atau 315 poin. PT Megapolitan Developments Tbk. (EMDE) Rp78 menguat 21,88% atau 14 poin, PT Apollo Global Interactive Tbk. (BOGA) Rp1.710 naik 20,00% atau 285 poin, dan PT Natura City Developments Tbk. (CITY) Rp182 menguat 14,47% atau 23 poin.
Related News
Asing Kembali Kabur dari BBRI–TPIA, Jual Bersih Sesi I Capai 0,97T!
Industri Semikonduktor Booming, Samsung Siapkan Buyback Besar-Besaran
IPOT Sukses Edukasi Komunitas eSports via Kapolda Jateng Cup 2026
IHSG Melaju Positif Usai Review MSCI
Bayang-bayang MSCI, IHSG Lanjut Koreksi
Diadukan Konsumen, Tokopedia Jelaskan Begini ke Kemendag





