IHSG Tertekan, Koleksi Saham RAJA, ADMR, dan GOTO
:
0
Petugas kebersihan menyisir teras depan area Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan lalu terkoreksi 0,23 persen menjadi 7.867. Transaksi perdagangan disertai dengan kemunculan tekanan jual. Skenario terburuk indeks akan terkoreksi dalam jangka pendek, namun tetap berpeluang menguat kembali.
Oleh karena itu, sepanjang perdagangan hari ini, Senin, 8 September 2025, indeks akan mengitari area support 7.781-7.680, dan posisi resistance 7.943-8.008. Berdasar data itu, MNC Sekuritas menyarankan pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut.
Yaitu, Adaro Minerals (ADMR) buy on weakness Rp990-1.020 per helai dengan target Rp1.110-1.145 per helai, dan stop loss Rp985 per lembar. Essa Industries (ESSA) buy on weakness Rp575-600 per saham dengan proyeksi Rp660-695 per helai, dan stop loss Rp565 per eksemplar.
Goto Group (GOTO) speculative buy Rp57-59 dengan proyeksi di kisaran Rp62-65 per lembar, dan stop loss di posisi Rp56 per saham. Rukun Raharja (RAJA) buy on weakness Rp2.640-2.690 per saham dengan target Rp3.000-3.200 per helai, dan stop loss di posisi Rp2.570 per saham. (*)
Related News
IHSG Rontok ke 4.904, 624 Saham Anjlok, TMPO Malah Naik Paling Tinggi
IHSG Mendadak Jebol ke 4.910 Dekati 3,6% Penurunan, Ada Apa?
Jeda Siang, IHSG Sesi I (3/11) Berbalik Arah dan Anjlok 2,62% ke 4.963
Lanjutkan Penguatan, IHSG Dibuka Naik 0,62% ke Level 5.128
Produksi Jagung Anjlok, Emiten Pakan Perlu Waspada
Wall Street Jeblok, IHSG Lanjut Menguat





