IHSG Tertekan, Serok Saham ARCI, INCO, dan PTRO
:
0
IHSG mengalami aksi jual masif hingga anjlok 7,35 persen kemarin. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin terkoreksi agresif sebesar 7,35 persen menjadi 8.320. Transaksi perdagangan dipenuhi dengan tekanan jual. Saat ini indeks masih sangat rawan untuk melanjutkan koreksi.
Sepanjang perdagangan hari ini, Kamis, 29 Januari 2026 indeks akan menjelajahi area support 8.187-8.137, dan posisi resistance 8.354-8.414. Berdasar data tersebut, MNC Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut.
Yaitu, Archi Indonesia (ARCI) buy on weakness Rp1.885-1.925 per saham dengan proyeksi Rp2.000-2.050 per helai, dan stop loss Rp1.855. Bukit Uluwatu (BUVA) Rp1.255-1.370 per saham dengan target Rp1.665-1.790 per helai, dan stop loss Rp1.215 per lembar.
Vale Indonesia (INCO) buy on weakness Rp5.925-6.200 per helai dengan target Rp6.425-6.725 per saham, dan stop loss Rp5.825. Petrosea (PTRO) buy on weakness Rp7.025-7.300 per helai dengan proyeksi Rp7.825-8.325 per saham, dan stop loss Rp6.700 per eksemplar. (*)
Related News
Respons Calon Gubernur BI, IHSG Bergerak Sideways
Perluas Layanan KPR dan Digitalisasi, BTN Gandeng Pemkot Padang
IHSG Senin Merosot ke 6.365, Transaksi TPIA Terbesar tapi Harga Anjlok
Danantara Buka Kartu BUMN Raksasa Siap IPO Guna Kerek Likuiditas Pasar
IHSG Tengah Hari Amblas 0,49%, 10 dari 11 Sektor Kompak Merah
IHSG Meluncur Menguat di Atas 6.400, Sambut Euforia HUT Pasar Modal RI





