Trading Halt, IHSG Berlanjut Turun 10 Persen
:
0
Potret papan perdagangan IHSG pada Kamis (29/1/2026). Foto: EmitenNews/Aji.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaktifkan mekanisme trading halt pada Kamis (29/1/2026), setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok 8% ke posisi 7.654,66.
Pembekuan sementara perdagangan diterapkan pada pukul 09:26:01 waktu JATS sebagai respons atas tekanan jual yang signifikan di pasar. BEI memastikan perdagangan saham akan kembali dilanjutkan pada pukul 09:56:01 waktu JATS.
Usai trading halt 30 menit berjalan, IHSG terpantau pada pukul 10.00 WIB berlanjut turun hingga 10,08 persen dan indeks komposit sempat menyentuh level 7.482,03 basis poin.
Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad menegaskan, penerapan trading halt merupakan bagian dari protokol bursa untuk meredam volatilitas ekstrem.
“Kebijakan tersebut mengacu pada Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas, serta diatur lebih lanjut dalam Surat Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00002/BEI/04-2025,” jelas Kautsar.
Related News
Tak Dapat Disehatkan, OJK Setop Izin Usaha PT Porto Ventura Kapital
Cadangan Devisa Turun jadi USD146,3 Miliar, BI Catat Penyebabnya
BEI Umumkan Saham HSC Baru, INDO Jadi Anggota Ke-62
BEI Catat 7 Rencana IPO per Awal Oktober
Transaksi Karbon Masih Lesu, OJK Bidik Kontribusi Voluntary Market
OJK Bidik Himpun Dana Rp250T di Pasar Modal, 5 Perusahaan Minat IPO





