Lima Saham Kompak Amblas Usai Lepas Suspensi
:
0
Ilustrasi suspensi yang menyebabkan harga saham turun.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham PT Satria Mega Kencana Tbk. (SOTS), PT Ifishdeco Tbk. (IFSH), PT Indal Aluminium Industry Tbk. (INAI), PT Planet Properindo Jaya Tbk. (PLAN), dan PT Langgeng Makmur Industri Tbk. (LMPI) mulai sesi I Kamis, 29 Januari 2026.
Namun, kelima saham tersebut tercatat langsung ambruk dan seluruhnya menyentuh batas Auto Reject Bawah (ARB).
Pada pembukaan perdagangan Kamis (29/1), saham SOTS terpantau turun 495 poin atau 9,85 persen ke level Rp4.530 per saham. Saham INAI juga langsung tertekan 42 poin atau 14,38 persen ke harga Rp250 per lembar.
Selanjutnya, saham IFSH anjlok 210 poin atau tepat 10,00 persen ke posisi Rp1.890. Sementara itu, saham PLAN melemah 10 poin atau 9,43 persen dan diperdagangkan di level Rp96 per saham. Adapun saham LMPI mencatatkan koreksi terdalam dengan penurunan 46 poin atau 14,65 persen ke harga Rp268 per lembar.
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, sebelumnya menjelaskan bahwa pembukaan kembali suspensi kelima saham tersebut dilakukan mulai sesi I tanggal 29 Januari 2026 di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
Sebagai informasi, BEI sebelumnya mensuspensi saham INAI, PLAN, LMPI, IFSH, dan SOTS pada 14, 15, dan 28 Januari 2026 menyusul terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
Adapun, dua saham terpantau dibuka usai suspensi panjang dan berlaku pengawasan khusus Full-Call Auction (FCA) yakni, IFSH dan SOTS hingga potensu sepekan ke depan. (*)
Related News
46 Emiten Masih Berstatus FCA, Ini Alasan dan Daftar Lengkapnya
Status FCA Puluhan Saham Resmi Dihapus–Bos BEI Tak Jadi Tunda Evaluasi
Sudah 67 Juta Orang Pakai QRIS, Gubernur BI Ingatkan Soal Uang Tunai
OJK Pastikan Belum ada Pengajuan Danantara akan Kuasai 40% Saham BEI
OJK–BEI Dorong Lagi Insentif Pajak untuk Perusahaan Tbk, Cek Detailnya
BEI Bakal Bisa Bagi Dividen, OJK: Aturan Larangan Resmi Dicabut





