EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga penutupan perdagangan sesi I hari ini Rabu (26/2) melemah 24.197 poin atau 0,367% di level 6.562.

IHSG bergerak variatif dari batas bawah di level 6.558 hingga batas atas pada level 6.682 setelah dibuka pada level 6.587 pagi ini.

Pelemahan IHSG di Sesi I hari ini terseret penurunan 10 indeks sektoral dari total 11 sektor.

Sektor yang turun paling dalam antara lain sektor barang konsumer primer turun hingga 2,08%, sektor perindustrian turun 1,20%, sektor barang baku turun 1,21%, sektor infrastruktur turun 0,79%, sektor energi turun 0,67%, serta sektor properti dan real estate turun 0,62%.

Total volume perdagangan saham di BEI siang ini mencapai 8,91 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 4,95 triliun.

Total volume perdagangan saham di BEI siang ini mencapai 8,91 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 4,95 triliun. Sebanyak 259 Saham mengalami kenaikan harga sedangkan 517 saham mengalami penurunan harga 249 saham tak mengalami perubahan harga 

Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya EDGE sebesar Rp750 menjadi Rp6.900 per lembar dan LIFE sebesar Rp400 menjadi Rp6.200 per lembar serta CMNP sebesar Rp300 menjadi Rp2.390 per lembar.

Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya JSPT sebesar Rp1.900 menjadi Rp17.225 per lembar dan UNTR sebesar Rp1.275 menjadi Rp23.725 per lembar serta RATU sebesar Rp725 menjadi Rp7.275 per lembar.

Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya BBRI sebanyak 42.401 kali senilai Rp736,9 miliar kemudian WIFI sebanyak 29.865 kali senilai Rp292,3 miliar dan IMJS sebanyak 27.195 kali senilai Rp71,03 miliar. 

Top Losers LQ45 hingga penutupan sesi I adalah, Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) -5,39% ke Rp 2.280 per saham, Semen Indonesia Tbk (SMGR)- 5,38% ke Rp 2.640 per saham dan Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) - 5,30% ke Rp 10.725 per saham.

Sedangkan Top gainers di LQ45 adalah, Unilever Indonesia Tbk (UNVR) 4,78% ke Rp 1.205 per saham,  Vale Indonesia Tbk (INCO) 2,18% ke Rp 2.810 per saham dan Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) 1,89% ke Rp 810 per saham.