Ikut Program Pendampingan BRI (BBRI), UMKM Ini Jadi Tahan Banting!
:
0
MUNO FOLK, produsen home fragrance asal Bandung, Jawa Barat, sudah tiga kali MUNO FOLK mengikuti ajang BRILIANPRENEUR yaitu sejak 2021. dok. BRI.
EmitenNews.com - Jadi ajang inspiratif bagi pelaku usaha merupakan salah satu tujuan penyelenggaraan UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR. Program ini dinilai mampu mendatangkan motivasi bagi pelaku UMKM untuk terus berkembang meningkatkan kapabilitas dan skala usahanya. Tiga kali ikut ajang pameran yang diinisiasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), membuat brand MUNO FOLK tahan banting.
Dalam rilis yang diterima Sabtu (6/1/2024), Husni Muthohari, founder dan CEO dari brand MUNO FOLK, produsen home fragrance asal Bandung, Jawa Barat, merasakan betul manfaat ajang tersebut. Husni menuturkan, sudah tiga kali MUNO FOLK mengikuti ajang BRILIANPRENEUR yaitu sejak 2021.
Seperti diketahui, UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR adalah acara tahunan yang diselenggarakan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), atau BRI yang diselenggarakan dalam rangka HUT BRI. UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 digelar di Jakarta Convention Center pada 7-10 Desember 2023, dalam rangka HUT ke-128 BRI, dengan mengusung tema “Crafting Global Connection”.
“Mengikuti ajang ini bisa bertukar pikiran dengan sesama UMKM. Di sini banyak inspirasi, banyak motivasi untuk membangun produk dan market baru,” ujar Husni.
MUNO FOLK yang dibangun sejak 2018, pertama kali mengikuti BRILIANPRENEUR saat pandemi Covid-19 melanda. Sehingga, kenang Husni, segala kegiatan BRILIANPRENEUR dilakukan secara daring. Tentu saja hal tersebut mengasah MUNO FOLK untuk lebih tahan banting saat menghadapi krisis akibat pandemi.
Related News
Sisa Dana IPO Rp127,7M, Olympus Strategic (NATO) Simpan di CIMB Niaga
Baru Seminggu Listing, EMMI Diborong Yulie Sekuritas Lewat Repo Jumbo
Volume Transaksi Melesat, Begini Jawaban Manajemen WOWS Pada BEI
TLKM Gandeng EDB Singapura Perkuat Infrastruktur Digital Berkelanjutan
Harga Saham RANS Anjlok Drastis saat IHSG Melesat Balik ke Level 6.000
BWPT Tuntaskan Bagi Hasil Sukuk Mudharabah, Total Rp38,29 Miliar





