EmitenNews.com - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 14,25 poin, atau sekitar 0,55 persen, pada Selasa (10/5/2022), menjadi 2.596,56.
Volume perdagangan moderat mencapai 826,79 juta saham senilai 10,69 triliun atau sekitar US$8,38 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 614 berbanding 262.
Angka indeks melemah untuk sesi keenam beruntun dipicu mencuatnya kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi global.
“Ada ketakutan bahwa peningkatan suku bunga The Fed yang bertujuan untuk menekan inflasi akan membuat pertumbuhan ekonomi dunia melambat. Lemahnya data ekspor Tiongkok dan berlarutnya perang di Ukraina juga menambah volatilitas pasar,” jelas Na Jeong-Hwan, analis Cape Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.
Investor asing melepas saham senilai 317,32 miliar won, sedangkan investor ritel dan institusi masing-masing meraup saham senilai 285,66 miliar won dan 6,6 miliar won.
Related News
BTN-PPATK Perbaiki 20 RTLH, Wujudkan Rumah Layak Keluarga Prasejahtera
Soal IPO Persib Bandung, Belum Ada Hilal Tunggu Valuasi Rp1 Triliun
IHSG Merosot 1,13 Persen, Saham Emiten Prajogo dan BBRI Tertekan
IHSG Sesi I Loyo Imbas MSCI, Asing Net Sell Rp1,18T di Saham-Saham Ini
MSCI Depak GOTO, Turunkan CPIN, Pasar RI Terancam Outflow Rp1 Triliun
Jeda Siang (13/8) Usai Review MSCI, Tekan IHSG ke Bawah Level 6.300





