Indeks KOSPI Turun ke 5.660 Tertekan Sentimen Chip AI
:
0
Indeks acuan KOSPI Korea Selatan bergerak melemah ke kisaran level 5.660 pada perdagangan Senin (19/10).(Ilustrasi: Magnific)
EmitenNews.com - Indeks acuan KOSPI Korea Selatan bergerak melemah ke kisaran level 5.660 pada perdagangan Senin (19/10). Penurunan ini membalikkan arah kenaikan dari sesi sebelumnya seiring meningkatnya kekhawatiran investasi teknologi kecerdasan buatan atau AI yang menekan saham-saham produsen semikonduktor.
Berdasarkan data Trading Economics, tekanan pada bursa saham Korea Selatan terjadi menyusul aksi jual saham teknologi yang melanda pasar Amerika Serikat. Kondisi tersebut memicu koreksi pada harga saham korporasi raksasa di negara tersebut.
Saham Samsung Electronics mencatatkan penurunan lebih dari 2 persen pada perdagangan awal pekan ini. Sejumlah saham berkapitalisasi besar lainnya juga terkoreksi, seperti Samsung Electro-Mechanics yang merosot 4,7 persen, HD Hyundai Heavy Industries turun 4,0 persen, SK Square melemah 2,6 persen, dan SK Inc tergerus 2,4 persen.
Sektor keuangan dan energi turut mengalami pelemahan. Saham Shinhan Financial Group terkoreksi 1,4 persen, Doosan Energy melorot 1,2 persen, dan Hana Financial Group melemah 1,1 persen. Penjualan bersih saham dalam jumlah besar oleh investor asing pada pekan lalu makin memperberat tekanan pasar.
Skeptisisme pasar terpicu oleh peluncuran model AI terbaru dari DeepSeek yang memunculkan kekhawatiran bahwa model efisien memerlukan kapasitas memori lebih sedikit. Di sisi lain, ketegangan militer di Teluk Persia serta serangan terhadap kapal komersial membayangi risiko pasokan energi, meski harga minyak mentah melandai pada perdagangan pagi.
Pelemahan bursa saham Korea Selatan akibat kecemasan sektor semikonduktor ini menjadi perhatian bagi para pelaku pasar modal di Indonesia. Fluktuasi indeks regional Asia serta aksi lepas saham oleh pemodal asing dapat memengaruhi sentimen perdagangan harian di Bursa Efek Indonesia, khususnya pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan dan saham sektor teknologi.(*)
Related News
Produksi Industri Dan Penjualan Ritel China Catat Rekor
Spekulasi Kenaikan Bunga Fed Reda, Emas Dunia Dan Antam Menguat
Euro Melemah Tertekan Gelombang Protes Kekerasan di Eropa
Pasar Saham AS Bangkit Menjelang Rilis Kinerja Emiten
Harga Minyak Turun Tipis ke USD101 Meski Konflik Global Memanas
BVIC Siapkan Rp154,2M untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo 8 November





