Investor Waswas, IHSG Cenderung Koreksi
:
0
Suasana main hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street menyudahi perdagangan akhir pekan lalu menguat cukup signifikan. Itu setelah Iran membuka secara penuh selat Hormuz untuk kapal komersial. Pembukaan itu, setelah Amerika Serikat (AS) mengumumkan kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon selama 10 hari.
Dalam postingan di media sosial X Jumat, 17 April 2026, menteri luar negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi menyatakan seiring tercapainya gencatan senjata di Lebanon, maka selat Hormuz dibuka secara penuh untuk kapal komersial selama berlangsungnya gencatan senjata tersebut.
Meski demikian, kapal yang akan melewati selat Hormuz harus melalui jalur yang sudah ditetapkan sebelumnya oleh Iran. Seiring pengumuman itu, harga minyak mentah mengalami penurunan cukup signifikan. Minyak jenis WTI anjlok 12 persen, dan jenis Brent susut 9 persen. Kondisi itu, membuat investor khawatir peluang terjadinya lonjakan inflasi mereda.
Penguatan mayoritas indeks bursa Wall Street diprediksi menjadi sentimen positif pasar. Aksi jual lanjutan investor asing, pelemahan nilai tukar rupiah, dan ketidakpastian konflik Timur Tengah berpeluang menjadi sentimen negatif indeks harga saham gabungan (IHSG). So, IHSG diprediksi bergerak bervariasi cenderung melemah alias koreksi.
Sepanjang perdagangan hari ini, Senin, 20 April 2026, IHSG akan menyusuri kisaran support 7.570-7.505, dan resistance 7.700-7.760. Berdasar data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menyarankan investor untuk mengoleksi saham Alamtri (ADRO), Adaro Andalan (AADI), Bukit Asam (PTBA), Astra (ASII), Merdeka (EMAS), dan Timah (TINS). (*)
Related News
Mari Kenali Situasi Saat Pasar Siap Alami Pergerakan Besar
IHSG Melemah Tertekan Big Banks, Saham Emiten Prajogo Berbalik Hijau
Review MSCI Jadi Penentu Sentimen Pasar dan IHSG, Begini Kata Analis
Dongkrak Ekonomi Nasional, Perbanas Resmikan UMKM Center
IHSG Siang (18/6) Merosot 1,06 Persen, LQ45 Turut Tertekan
IHSG Dibuka Lesu Dekati Level 6.100, Tertekan Sentimen Berikut





