Jadi Pembeli Siaga, Pengendali XL Axiata (EXCL) Tebus Sisa Right Issue Rp1,3 Triliun

EmitenNews.com - Axiata Investment (Indonesia) Sdn. Bhd kembali menyotor modal XL Axiata (EXCL) Rp1,37 triliun. Suntikan dana itu, sebagai penebusan right issue XL Axiata 659,98 juta lembar pada harga Pelaksanaan Rp2.080 per helai.
Setoran modal tersebut telah dilakukan pada 30 Desember 2022. ”Transaksi merupakan pelaksanaan kewajiban sebagai pembeli siaga (standby buyer) dalam proses penawaran umum terbatas berskema right issue,” tulis Ranty Astari Rachman, Corporate Secretary XL Axiata.
Dengan perampungan transaksi itu, timbunan saham Axiata Investments bertambah menjadi 8,69 miliar lembar alias setara dengan 66,25 persen. Melejit 0,39 persen dari sebelum transaksi dengan donasi sebanyak 8,03 miliar helai atau selevel 65,86 persen.
Sekadar informasi, XL Axiata menggelar right issue maksimal 2.403.755.889 saham baru atau 18,31 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh bernominal Rp100. Dibekali harga pelaksanaan Rp2.080 per helai, XL Axata meraup dana Rp4,99 triliun.
Setiap 25 ribu saham lawas dengan nama tercatat dalam daftar pemegang saham pada 16 Desember 2022 pukul 16.00 WIB punya 5.633 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Setiap satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru.
Kalau saham baru itu, tidak seluruhnya diambil pemegang HMETD porsi publik, sisanya dialokasikan kepada pemegang saham lain, dan melakukan pemesanan saham tambahan. Axiata Investments Indonesia Sdn. Bhd. (AII), sebagai pembeli siaga, wajib membeli seluruh sisa saham baru tersebut.
AII sebagai pemegang saham utama, dan pemilik 6.559.247.263 saham dalam perseroan, melaksanakan seluruh HMETD sejumlah Rp3,07 triliun atau 1,47 miliar saham. Dan, dalam kapasitas sebagai pembeli siaga, AII juga membeli sisa saham baru tidak diambil bagian pemegang saham lain maksimum Rp1,92 triliun atau sejumlah maksimal 925.826.296 lembar. (*)
Related News

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG

Laba Tumbuh Moderat, 2024 Pendapatan BELL Sentuh Rp585 Miliar