Jalan Rusak Akibat Pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo, JSMR Gandeng ADHI Untuk Perapihan

Setelah proses yang panjang hingga akhirnya disahkan oleh Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR & Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) untuk akhirnya bisa dikerjakan pekerjaan fisiknya termasuk box jalan desa di perlintasan Kahuman yang telah sesuai dengan kebutuhan dan kriterianya sebagai jalan desa. Contohnya kenapa jalan desa dibuat tidak tinggi agar tidak ada kekhawatiran dilewati kendaraan besar seperti truk tronton yang tidak sesuai dengan kriteria jalan desa, nantinya karena jalan desa yang tidak layak dilewati kendaraan dengan beban tinggi maka jalan desa akan tetap dalam kondisi yang baik dan hal ini tidak merugikan masyarakat di sekitarnya. Sehingga sebenarnya adanya batasan-batasan ini juga untuk kepentingan masyarakat.
Menanggapi keluhan masyarakat saat ini, JMM menghimbau masyarakat yang akan berkendara dengan kendaraan yang muatannya besar atau dengan ketinggian diatas 3 meter agar dapat menggunakan jalan existing alternatif yang berada sekitar 1,1 KM dari perlintasan jalan desa Kahuman yang langsung menuju jalan kabupaten. Kedepannya semua pihak diharapkan dapat bersama-sama berupaya meninjau kembali alternatif lainnya atau kemungkinan untuk jalan penghubung yang dapat dilalui langsung ke jalan kabupaten. Selanjutnya dihimbau kepada pengguna jalan agar tetap berhati-hati, mengikuti arahan petugas yang berada dilapangan dan menaati rambu-rambu terutama di sekitar lokasi pekerjaan.
Related News

Defisit Susut, Laba DGIK 2024 Melesat 92 Persen

Jera Tekor, Laba MTMH 2024 Melejit 140 Persen

Kinerja 2024 Kinclong, HUMI Tambah 10 Kapal Anyar

Rugi Bengkak, CSMI 2024 Defisit Rp67,6 MiliarĀ

Laba dan Pendapatan Meroket, Ini Detail Kinerja KIJA 2024

Laba Melambung 138 Persen, GSMF 2024 Defisit Rp972 Miliar