Januari 2026 BMKG Keluarkan 135 Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Jabar
:
0
Salah satu musibah longsor di Jawa Barat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan 135 peringatan dini cuaca ekstrem di Jawa Barat per 3 jam selama Januari 2026. Dok. Kementerian LH.
EmitenNews.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan 135 peringatan dini cuaca ekstrem di Jawa Barat per 3 jam selama Januari 2026. Beberapa peringatan dini mencakup potensi gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Barat pada periode 19-25 Januari 2026.
Kepala BMKG Stasiun Bandung, Teguh Rahayu mengungkapkan hal tersebut kepada wartawan, Selasa (3/2/2026).
Peringatan lainnya soal cuaca ekstrem tinggi gelombang diprakirakan mencapai 1,5 hingga 2,5 meter, sehingga berisiko membahayakan aktivitas pelayaran, nelayan, dan wisata bahari di wilayah tersebut.
Masih dalam periode ini juga BMKG memprakirakan cuaca di Jabar masih didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama pada siang hingga malam hari.
Pada periode 22-23 Januari 2026, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang di wilayah Jawa Barat, dengan tinggi gelombang diprakirakan mencapai 1,25 hingga 4 meter.
Untuk periode 23-29 Januari, BMKG memprakirakan curah hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Jawa Barat.
Tingginya angka peringatan dini tersebut seiring dengan puncak musim hujan yang terjadi pada bulan Januari.
Cuaca ekstrem di Jawa Barat dipengaruhi oleh banyak faktor. Antara lain suhu permukaan air laut yang hangat, adanya konvergensi dan belokan angin di wilayah Jawa Barat, aktifnya gelombang atmosfer, dan kondisi labilitas atmosfer yang berada pada kategori labil ringan hingga kuat. Faktor-faktor tersebut semakin meningkatkan potensi pembentukan awan-awan hujan.
BMKG meminta masyarakat dan pemerintah setempat untuk lebih waspada ketika mendapat informasi peringatan dini, pasalnya cuaca ekstrem dapat berdampak pada banyak hal bagi masyarakat, khususnya daerah rawan longsor maupun banjir.
Masyarakat dan pemerintah setempat harus aware terhadap peringatan dini cuaca ekstrem.Pasalnya, curah hujan yang tinggi atau ekstrem berdampak pada banyak hal, untuk masyarakat yang tinggal di dataran tinggi berpotensi longsor, sedangkan masyarakat yang tinggal di dataran rendah berpotensi banjir.
Related News
BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI, 1.200 UMKM Siapkan Kuliner Gratis
Menkum Ungkap Perintah Presiden Jelas Soal RUU Perampasan Aset
Usut Penyelewengan di BUMN, Presiden Usul Bentuk Pengadilan Khusus
Bareskrim Ungkap Modus Penyelundupan 28 Ton Timah Tujuan Malaysia
Kasus Perintangan Hukum, Hakim Kasasi MA Bebaskan Eks Petinggi JakTV





