Jatah KUR Bank Anggota Himbara Tahun 2022 Naik Signifikan, Cek Detailnya
:
0
EmitenNews.com – Pemerintah memutuskan menambah plafon kredit usaha rakyat (KUR) kepada pelaku UMKM pada tahun ini. Hal ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.
Pada tahun ini pemerintah menargetkan penyaluran KUR ditingkatkan menjadi Rp 373,17 triliun dengan suku bunga tetap sebesar enam persen. Adapun kenaikan itu membuat jatah KUR bank himpunan milik negara (Himbara) tumbuh signifikan pada tahun ini.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menargetkan penyaluran KUR sebesar Rp 195 triliun pada tahun ini. Adapun target ini setara 93,02 persen dengan pencapaian KUR perseroan sebesar Rp 181,39 triliun pada November 2021.
Sekretaris Perusahaan BRI Aestika Oryza Gunarto mengatakan realisasi KUR pada November 2021 diberikan kepada lebih dari enam juta nasabah.
“BRI merespons kebijakan pemerintah untuk melanjutkan program KUR pada 2022 sebagai sesuatu yang positif. Sektor ekonomi yang mendominasi penyaluran KUR BRI yakni perdagangan dan pertanian,” ujarnya, Ahad (9/1/2022).
Menurutnya KUR merupakan salah satu penopang pertumbuhan UMKM di Indonesia. Saat ini BRI telah mempersiapkan infrastruktur dalam pengembangan UMKM, termasuk penyaluran KUR.
Sementara itu PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk optimistis penyaluran kredit bersubsidi atau KUR tahun ini akan bergerak cepat sesuai pertumbuhan yang dikehendaki oleh pemerintah. Hal ini seiring BNI mendapat alokasi KUR sebesar Rp 38 triliun untuk mengoptimalkan potensi ekspansi ekonomi segmen UMKM pada 2022.
Direktur Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto mengatakan alokasi KUR BNI meningkat 22,7 persen dari alokasi tahun lalu Rp 30,95 triliun.
“Kami cukup yakin untuk penyaluran KUR akan sesuai alokasi pemerintah. Terlebih, kami melihat permintaan dan kinerja KUR BNI yang sangat baik,” ucapnya.
Sis Apik menuturkan saat ini kredit segmen UMKM mengalami peningkatan permintaan kredit yang kuat. Adapun segmen UMKM juga merupakan sektor yang paling cepat pulih setelah tertekan oleh pandemi Covid- 19.
Related News
Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Prediksi Pekan Depan Bagaimana?
Honda Akui Susah Lawan Mobil Listrik Murah Buatan China
Perbankan Tadah KLM Rp427,9 Triliun Awal April
AS Raih 'Berkah' Nyerang Iran, Catat Rekor Tertinggi Ekspor Minyak
Target Kementan 2026, Produksi Gula Kristal Putih 3,04 Juta Ton
Kembangkan PLTS Berbasis Koperasi, LPDB Siapkan Rp2,1 Triliun





