Jual Saham Supra Boga, Pengendali RANC Raup Dana Ratusan Miliar Rupiah
:
0
EmitenNews.com - PT Wijaya Sumber Sejahtera (WSS) mengantongi dana taktis Rp600,43 miliar. Itu didapat dari penjualan 235.465.773 lembar (235,46 juta lembar) saham Supra Boga Lestari (RANC). Divestasi 15,05 persen itu terjadi pada harga pelaksanaan Rp2.550 per saham.
Sebagai salah satu pengendali Supra Boga, WSS mengklaim aksi tersebut dilakukan untuk tujuan investasi dengan status kepemilikan langsung. ”Transaksinya untuk kepentingan investasi,” tutur Suryawati, Corporate Secretary Supra Boga Lestari, kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Senin (4/10).
Menyusul transaksi itu, kepemilikan saham WSJ menjadi 185,11 juta lembar atau 11,83 persen. Berkurang 15,05 persen dari sebelumnya 420,57 juta lembar atau 26,88 persen. ”Informasi ini, sesuai pasal 2 ayat 2 peraturan OJK No.11/POJK.04/2017 tentang laporan kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka,” tegas Vincent Jaya Saputra, Direktur Utama WSJ.
Sekadar informasi, Blibli mengakuisisi Supra Boga Lestari senilai Rp2,03 triliun. Itu menyusul penuntasan pengambil alihan 797.888.628 saham atau 51 persen dari modal ditempatkan, dan disetor Supra Boga oleh PT Global Digital Niaga (GDN). Transaksi dilakukan pada Kamis, 30 September 2021.
Blibli menyapu bersih saham milik tujuh pemegang saham tubuh Supra Boga. Yaitu, PT Wijaya Sumber Sejahtera (WSS), PT Prima Rasa Inti (PRI), PT Gunaprima Karyaperkasa (GK), PT Ekaputri Mandiri (EM), Dr. David Kusumodjojo, Suhamo Kusumodjojo, dan Harman Siswanto.
Tujuan pengambil alihan untuk pengembangan usaha, dan perluasan ekosistem perseroan sebagai salah satu perusahaan e-commerce terkemuka Indonesia. ”Transaksi pembelian terjadi pada harga Rp2.550 per saham,” tegas Direksi Blibli, di Jakarta, Jumat (1/10). (*)
Related News
INET Akuisisi 60% Saham SGI, Bidik Pendapatan Berulang Jangka Panjang
Anak Usaha GEMS Tambah Lagi Capex, Ada Dana Segar dari BMRI
Bebas dari Suspensi: 2 Saham Lanjut Ngebut, 1 Ambruk 13 Hari Berturut!
Meski Diterpa UMA BEI, Saham Ini Justru Loncat 27 Persen di Pembukaan
GRPH Bidik Okupansi Hotel 70% di 2026, Saham Suspen Bagaimana?
Akuisisi Beres, Saham Emiten Prajogo Ambles 55 Persen





