Kebutuhan Nikel Mulai Intensif, PAM Mineral (NICL) Patok Penjualan 1,5 Juta Ton di 2022
:
0
EmitenNews.com— PT PAM Mineral Tbk (IDX: NICL) menargetkan penjualan sebanyak 1,5 juta ton bijih nikel untuk periode tahun 2022, atau naik dari target 2021 yang tercatat sebanyak 1,3 juta ton.
Target itu terdiri dari 900 ribu ton bijih nikel kadar tinggi (high grade, kandungan 1,5 - 1,75 persen Ni) dan 600 ribu ton bijih nikel kadar rendah (low grade, kandungan di bawah 1,5 persen Ni).
Khusus untuk kategori high grade hasil produksi NICL berhasil terjual habis sesuai dengan kontrak dengan pelanggan.
Direktur Utama NICL, Ruddy Tjanaka mengatakan, kebutuhan nikel mulai intensif dalam perkembangan industri hulu-hilir saat ini.
“Kondisi ini membuat kami lebih optimistis ke depan ini akan ada nikel beserta turunannya yang akan menjadi salah satu primadona dari penggerak ekonomi Indonesia,” kata Ruddy, Rabu (6/7/2022).
Related News
MTEL Tabur Dividen 98 Persen Laba, Tembus Rp2,08 Trilliun
Harita Nickel Tebar Dividen Rp2,7 Triliun, Setara 30 Persen Laba 2025
Usai RUPS, Dua Emiten Ini Bakal Bagi Dividen
BNII Jadi Holding, Integrasikan Bank, Sekuritas hingga Multifinance
Hashim Komut dan Fadel Komisaris, WIFI Konsisten Bagi Dividen
ITSEC Asia (CYBR) Ekspansi Usaha Pengembangan AI dan Perangkat Lunak





