KEK Lido Diharapkan Tekan Arus Keluar Devisa USD4,1 Miliar Dalam 20 Tahun ke Depan
:
0
EmitenNews.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meyakini keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang diresmikan Jumat (31/03) kemarin akan membuka kesempatan kerja yang sangat luas.
“Kalau dari sisi kesempatan kerja, 30 ribu lebih yang akan bisa bekerja langsung di sini. Kan gede banget. Yang tidak langsungnya pasti empat-lima kali lipat,” ujar Presiden kepada awak media usai peresmian.
Presiden menilai KEK pariwisata mengusung konsep yang sangat bagus dan komplet. Ia berharap keberadaan KEK ini akan menarik minat masyarakat sekaligus menekan niat mereka untuk berwisata ke luar negeri.
“Saya kira bagus dan kalau bisa ini cepat diselesaikan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, sehingga kita nanti bisa nonton konser musik atau kayak Hollywood, semuanya ada di sini, semuanya. Atau mau nonton Coachella, semuanya ada, semuanya. Kalau dulu ada Woodstock, kan sudah disiapin,” ujarnya.
Ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 69 Tahun 2021, KEK Lido memiliki luas lebih kurang 1.040 hektare dan berkomitmen untuk merealisasikan investasi hingga 2.4 miliar dolar AS atau setara Rp32 triliun.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam laporannya saat peresmian menyebut dengan tema pariwisata dan industri kreatif, KEK Lido diharapkan dapat menekan outflow devisa dari wisatawan nasional hingga USD4.1 miliar dalam 20 tahun ke depan.
"Khusus di tahun ini, KEK Lido berkomitmen menyerap investasi sebesar Rp694 miliar dan menyerap tenaga kerja sebanyak 877 orang,” paparnya.
Hingga Maret 2023, total realisasi investasi di KEK Lido tercatat telah mencapai Rp3,4 triliun, naik 72,5 persen atau sebesar Rp1,4 triliun rupiah dibandingkan 2021. Investasi tersebut mencakup investasi pembangunan kawasan dan investasi pelaku usaha dalam kawasan.
Sementara, jumlah tenaga kerja yang terserap hingga saat ini mencapai 1.690 orang, mengalami kenaikan 671,6 persen atau sebanyak 1.471 orang dibandingkan 2021.
Pelaksanaan investasi di KEK Lido sendiri terbagi dalam 3 tahap yakni tahap 1 dengan target Rp14,2 triliun, tahap 2 dengan target Rp5,8 triliun, dan tahap 3 dengan target Rp12 triliun.
Related News
Tutup April 2026, IHSG Merosot Tajam Tinggalkan Level 7.000
IHSG Sesi I Ambles 2,46 Persen, Asing Net Sell Rp0,97 Triliun
Bursa Sorot MSIE-HBAT, BOBA Dilepas, dan BAPA Kena Suspensi Kedua
Begini Bahlil Respon Laporan JP Morgan Soal Konsumsi Energi
Bursa Besok Libur, IHSG Hari Ini Dibuka Melorot 1,04 Persen ke 7.027
Sejumlah Komoditas Berikut Kini Dibatasi Impornya Demi Swasembada





