Keluar Papan Pemantauan, 3 dari 4 Saham ini Lanjut Ngebut
:
0
Ilustrasi peningkatan tren indeks harga saham.
EmitenNews.com - Empat saham yang resmi keluar dari Papan Pemantauan Khusus atau Full Call Auction (FCA) efektif Senin (4/5/2026) bergerak variatif pada pembukaan perdagangan.
Berdasarkan data, saham PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) memimpin penguatan dengan naik 17,55 persen atau 165 poin ke level Rp1.105. PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) juga menguat 4,65 persen atau naik 120 poin ke Rp2.700. Saham PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) naik 2,06 persen atau 25 poin ke Rp1.240.
Berbeda, saham PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO) justru terkoreksi 1,56 persen atau turun 70 poin ke Rp4.430 meski keluar dari FCA.
Kadiv Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI, Teuku Fahmi Ariandar, menyampaikan pencabutan dilakukan setelah keempat emiten memenuhi ketentuan yang berlaku.
“Dengan keluarnya dari Papan Pemantauan Khusus, perdagangan saham ABDA, PTSP, SGRO, dan YPAS tidak lagi menggunakan mekanisme Full Call Auction dan kembali ke perdagangan reguler,” kata Teuku dalam pengumuman bursa.
BEI mencatat ABDA keluar dari FCA karena sebelumnya masuk kriteria nomor 7 terkait sepinya transaksi alias tidak ada likuiditas dan kini tercatat di Papan Pengembangan.
PTSP dan SGRO keluar dari FCA karena kriteria nomor 6 terkait ketentuan free float. PTSP dipindah ke Papan Pengembangan, sementara SGRO masuk Papan Utama.
Sementara, YPAS keluar dari FCA karena kriteria nomor 10 terkait suspensi lebih dari 1 hari bursa dan kini berada di Papan Pengembangan.(*)
Related News
ZYRX Bagi Dividen Rp4,9 per Saham, Cum Date 8 Mei 2026
Sustainability Terjaga, Laba RELI Melambung 142,83 Persen Kuartal I
Kuartal I, Performa Emiten Hary Tanoe (IATA) Berakhir Loyo
Mei Ceria, ITMG, ADRO, dan ADMR Bersiap Cairkan Dividen Jumbo
Melompat 100 Persen, INCO Tabulasi Laba USD43,61 Juta Kuartal I
Kuartal I, Laba dan Pendapatan Emiten Lo Kheng Hong (DILD) Jeblok





