Kian Drop, Saham BUMI Dilego Rp6,9 Triliun oleh Shareholder Strategis
Kawasan operasional tambang perseroan PT Bumi Resources Tbk. (BUMI).
EmitenNews.com - Pemegang saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI), Treasure Global Investments Limited, melepas sebagian kepemilikannya dengan menjual 18,195 miliar saham BUMI setara 4,9 persen pada Senin, 19 Januari 2026.
Berdasarkan keterbukaan informasi BUMI yang terbit pada Rabu (21/1/2026), transaksi bernilai jumbo itu dilakukan dengan harga rata-rata Rp380 per saham, sehingga total nilai penjualan mencapai sekitar Rp6,9 triliun.
Imbas transaksi ini membuat porsi kepemilikan langsung Treasure Global Investments Limited di emiten Grup Bakrie tersebut tergelincir turun dari pemegang saham di atas 5 persen saham BUMI.
Yakni, dari sebelumnya 8,08 persen atau sekitar 30 miliar saham menjadi 3,18 persen atau setara 11,805 miliar saham.
Manajemen BUMI menjelaskan bahwa transaksi tersebut bukan merupakan skema perjanjian beli kembali (repurchase agreement).
“Penjualan ini bertujuan untuk restrukturisasi shareholder (pemegang saham), bukan merupakan repurchase agreement dan berstatus kepemilikan saham secara langsung,” ujar manajemen BUMI dalam keterbukaan informasi.
Sejalan dengan aksi jual tersebut, saham BUMI terpantau tertekan di pasar. Pada perdagangan Rabu (21/1), saham BUMI kian melemah 5,8 persen atau turun 24 poin ke level Rp390 per saham.
Related News
Ngotot Mau Akuisisi Jungleland Yang Masih Merugi, Ini Alasan JGLE
Topline 2025 DAAZ Menguat Jadi Rp13T, Laba Malah Jeblok 42,1 Persen
Laba Emiten Poultry (CPIN) Melonjak 52 persen ke Rp5,6 Triliun di 2025
Terpangkas 91,93 Persen, MBAP Akumulasi Laba USD1,54 Juta
Pendapatan Rp6,44T, Laba SGRO Anjlok 44,26 Persen
Akhiri 2025, Laba dan Pendapatan CPRO Kompak Melejit





