Kinerja JPFA yang Baru Ditinggal Wafat Komutnya Meroket di Semester I
:
0
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) memiliki kinerja yang cemerlang sepanjang Semester I 2026. Foto: Japfa.
EmitenNews.com - Emiten yang bergerak di agri-food PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) yang baru saja ditinggal wafat komisaris utama (komut) H Syamsir Siregar, Selasa (25/8/2026), memiliki kinerja yang cemerlang sepanjang Semester I 2026.
Menurut laporan keuangan Perseroan yang dikutip Emitennews.com, Rabu (26/8/2026), JPFA membukukan kinerja keuangan yang solid pada semester I-2026 dengan lonjakan laba bersih lebih dari dua kali lipat secara tahunan (year on year / YoY).
Kinerja Keuangan Semester I-2026
JPFA membukukan penjualan netto sepanjang enam bulan pertama 2026 Rp35,36 triliun atau tumbuh 28,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Laba Kotor yang berhasil dipetik naik 44,5% menjadi Rp7,63 triliun.
Sementara itu, catatan laba bersih perseroan sangat cemerlang meroket 100,2% dengan membuku menjadi Rp2,48 triliun dari Semester I 2026 yang sebesar Rp1,24 triliun.
Kinerja kuartal II 2026
Kinerja kuartal kedua 2026 JPFA tidak setokcer laba kuartal pertama 2026 dengan membukukan Rp659 miliar. Angka itu turun 64% dibandingkan kuartal I 2026. Hal ini bisa dipahami akibat normalisasi harga ayam broiler dan DOC (day old chick) pasca-Lebaran.
Seperti diberitakan Emitennews.com, Rabu (26/8/2026), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) menyampaikan kabar duka. Komisaris Utama perseroan, H. Syamsir Siregar telah meninggal dunia pada hari ini Selasa, 25 Agustus 2026. Ia menjabat Komut sejak 2010 berdasarkan keputusan RUPS perseroan.
Maya Pradjono, Corporate Secretary JPFA, dalam keterbukaan informasi, menjelaskan, perubahan susunan Dewan Komisaris Perseroan akan dilakukan pada Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan terdekat yang waktunya akan kami sampaikan lebih lanjut.
Selain itu, ia mengatakan, saat ini jumlah anggota Dewan Komisaris Perseroan masih memenuhi peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku serta anggaran dasar Perseroan.
Related News
Nihil Peminat, Pengendali Baru KETR Kembali Perpanjang Tender Sukarela
SWID Perkuat Bisnis Hospitality dan MICE di Yogyakarta
Dua Saham Usai Disuspensi Sehari, Dibuka Kontras Melesat dan Menjunam!
Grup Djarum Beber Fakta Eksekusi 10,86 Persen Saham Grup Bakrie (BTEL)
Sandang Notasi G, Perusahaan ini Lego 7 Miliar Saham BNBR
Arkora Hydro (ARKO) Eksekusi 2 Aksi Korporasi Sekaligus, Apa Saja?





