Komisaris dan Direksi HEAL Borong Saham, Sinyal Optimisme Orang Dalam
:
0
RS Hermina Pasteur (Dok. Hermina Hospitals)
EmitenNews.com - Jajaran pemegang saham pengendali sekaligus manajemen PT RS Medikaloka Hermina (HEAL) kompak menambah kepemilikan saham perusahaan di tengah pergerakan pasar saham yang fluktuatif.
Melalui keterbukaan informasi, Direktur sekaligus pemegang saham pengendali HEAL, Yulisar Khiat dilaporkan membeli sebanyak 1,5 juta saham HEAL di harga Rp1.008 per saham pada 8 Mei 2026. Transaksi tersebut dilakukan untuk tujuan investasi.
Dengan transaksi itu, kepemilikan Yulisar meningkat dari 986,82 juta saham atau setara 6,42% menjadi 988,33 juta saham atau sekitar 6,43%.
Aksi serupa juga dilakukan pemegang saham pengendali lainnya, dr Hasmoro. Ia tercatat dua kali melakukan pembelian saham HEAL.
Pada 6 Mei 2026, dr Hasmoro membeli 1,269 juta saham di harga Rp1.023 per saham. Selang dua hari kemudian, ia kembali mengakumulasi 1,48 juta saham di harga Rp1.000 per saham.
Setelah transaksi tersebut, kepemilikan saham dr Hasmoro meningkat dari 756,98 juta saham atau 4,93% menjadi 759,47 juta saham setara 4,94%.
Sebagai informasi, struktur pemegang saham pengendali HEAL terdiri dari dr Hasmoro sebesar 4,92%, dr Binsar Parasian sebesar 5,14%, Yulisar Khiat sebesar 6,42%, serta Meijani Wibowo sebesar 1,97%.
Sementara itu, Grup Astra melalui Astra International menggenggam 7,23% saham HEAL dan Astra Healthcare memiliki 12,95% kepemilikan.
Aksi borong saham oleh jajaran orang dalam emiten rumah sakit ini biasanya cukup menjadi perhatian pasar karena kerap dipandang sebagai sinyal optimisme manajemen terhadap prospek bisnis dan valuasi saham perusahaan ke depan.
Related News
Target BSI (BRIS) Naik Kelas ke KBMI 4, Kejar Modal Inti di Atas Rp70T
Dua Anggota Keluarga Tanoesoedibjo Tinggalkan Kursi Komisaris BHIT
BUMI Ungkap Nasib Tambang Emas, Begini Lengkapnya
PRDL IPO dengan Valuasi Kompetitif, Fokus Ekspansi Alat Diagnostik
IPO Grup Djarum (BACH) di Rp442/Saham, Mundur Sehari & Tambah UW Baru
Pacu Ekspansi Regional, MAPA Akuisisi Sports Direct Malaysia Rp2,5T





