Komitmen Lunasi Utang, Indofarma (INAF) Jaminkan Aset Rp724,89 Miliar
:
0
PENJELASAN - Pengurus Indafarma kala memaparkan perkembangan kinerja perseroan kepada awak media. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indofarma (INAF) menjaminkan aset senilai Rp724,89 triliun. Itu dilakukan untuk menjamin pelunasan utang Rp604,08 miliar kepada Bio Farma. Perseroan mempunyai kewajiban bunga sampai jatuh tempo Rp111,83 miliar, dengan pembayaran bunga terakhir pada 30 September 2028 kepada Bio Farma.
Teken perjanjian tersebut telah dilakukan pada 21 Maret 2024. Aset yang dijaminkan perseroan kepada Bio Farma berupa tanah dan bangunan seluas 126.275 meter persegi (m2) dengan sertifikat hak guna bangunan (SHGB) Gandasari, Cikarang Barat, Bekasi dengan nilai aset Rp508,90 miliar.
Lalu, tanah dan bangunan seluas 11.250 m2 dengan SHGB Kebon Manggis, Matraman, Jakarta Timur bernilai sekitar Rp224,32 miliar. Jadi, total nilai aset yang dijaminkan sebesar Rp724,89 miliar. Nilai aset yang dijaminkan itu sekitar 59,81 persen dari total aset perseroan per September 2023 sejumlah Rp1,21 triliun.
Pelaksanaan pemberian jaminan aset merupakan langkah penyelesaian atas utang perseroan kepada Bio Farma. Itu dilakukan dalam bentuk pembelian perpanjangan jatuh tempo penyelesaian kewajiban kepada Bio Farma. Dengan begitu, penangguhan pembayaran utang telah membantu kondisi keuangan perseroan.
Pembelian jaminan aset itu, tidak akan mengganggu kelangsungan usaha. Pasalnya, salah satu tujuan penjaminan kekayaan perseroan kepada Bio Farma untuk pembelian alternatif skema pembayaran secara bertahap dalam pelunasan bunga tertunggak kepada induk usaha perseroan.
Dengan pelaksanaan transaksi itu, perseroan dapat menggunakan dana kas untuk modal kerja, dan diharap memperbaiki performa perseroan. Jaminan aset tersebut untuk mendukung proses percepatan, dan fleksibilitas penggunaan kas perseroan. Aset yang dijaminkan tersebut masih dalam pengelolaan satu kelompok usaha. (*)
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





