Krakatau Steel (KRAS) Angkat Bos Baru, Ini Sosoknya

Salah satu produksi pipa baja dari KRAS
EmitenNews.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengangkat Muhamad Akbar sebagai direktur utama secara definitif berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin (16/12/2024).
Akbar menggantikan posisi Direktur Utama Purwono Widodo yang meninggal dunia pada Rabu (2/10).
Muhamad Akbar sebelumnya menjabat Direktur Komersial Krakatau Steel yang diangkat pada 31 Juli 2023.
Sebelumnya lagi Akbar merupakan Direktur Utama PT Krakatau Bandar Samudera (PT KBS) atau Krakatau International Port, pelabuhan curah terbesar di Indonesia dengan kapasitas 25 juta ton per tahun.
“Selama menjabat Direktur Utama PT KBS pada 2021-2023, Akbar berhasil melakukan transformasi korporasi port & logistic sehingga mendapatkan pengakuan internasional dan nasional sebagai smart & green port sekaligus mencapai kinerja keuangan tertinggi sejak PT KBS berdiri 29 tahun lalu,” tulis manajemen dalam rilisnya Senin (17/12).
Selama menjabat Direktur Utama PT KBS pada 2021-2023, Akbar berhasil mentransformasi korporasi port and logistic sehingga mendapatkan pengakuan internasional dan nasional sebagai smart and green port.
Selain itu, perusahaan tersebut mencapai kinerja keuangan tertinggi sejak PT KBS berdiri 29 tahun lalu.
Selain berkiprah di PT KBS, Akbar juga beberapa kali menjabat posisi Direktur Utama di Krakatau Steel Group yaitu di PT Krakatau Niaga Indonesia pada 2019, selanjutnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Krakatau Global Trading pada 2020.
Akbar saat ini juga menjabat sebagai Chairman dari IISIA (Indonesia Iron & Steel Industry Association) dan juga Ketua Umum ALFI (Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia).
Akbar pernah menduduki jabatan sebagai Kepala Badan Logistik dan Rantai Pasok di Kamar Dagang Indonesia (KADIN) maupun Dewan Pembina di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).
Salah satu prestasi Akbar adalah melakukan transformasi pada PT Krakatau Global Trading (dulu bernama PT Krakatau National Resources).
Dari perusahaan yang merugi Rp40 miliar, perusahaan tersebut meraih untung Rp8 miliar dalam waktu 8 (delapan) bulan.
Akbar memiliki kemampuan strategis dalam pengembangan bisnis korporasi dan mempunyai keinginan untuk dapat terus memberikan kontribusi terbaiknya untuk kemajuan Krakatau Steel Group.
Selain pengangkatan Akbar, Kementerian BUMN juga mengangkat Wilgo Zainar sebagai Komisaris Independen.
Sementara untuk jajaran direksi, KBUMN mengangkat Utomo Nugroho sebagai Direktur Infrastruktur dan Operasi dan Hernowo sebagai Direktur Komersial, Pengembangan Usaha dan Portofolio.
Dengan susunan pengurus Krakatau Steelh yang baru diharapkan dapat membawa perubahan ke arah yang lebih positif dan mampu segera menyelesaikan target-target perusahaan.
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar