Kurangi Porsi Surge, ISB Borong 80,98 Juta Saham Kioson Komersial Indonesia (KIOS)
:
0
EmitenNews.com - Investasi Sukses Bersama (ISB) menjadi pemegang saham Kioson Indonesia (KIOS) di atas 5 persen. Tepatnya, kini ISB mengemas 7,53 persen. Itu terjadi setelah ISB menyerok 80.984.400 helai alias 80,98 juta lembar.
Transaksi ISB dibantu broker RHB Sekuritas Indonesia. Sayangnya, transaksi ISB tidak didukung data memadai. Baik dari sisi pembelian, nilai transaksi, dan tujuan dari aksi pembelian tersebuit masih misteri.
Namun, merujuk data terkini saham Kioson di level Rp145 per lembar, transaksi pembelian ISB bernilai tidak kurang dari Rp11,74 miliar. Namun, angka itu sekitar perkiaran, dan tentatip belaka.
Per 30 November 2022, pemegang saham di atas lima persen Kioson antara lain Artav Mobile 350 juta lembar atau 32,56 persen, PT Prambanan 83,36 juta eksemplar atau 7,74 persen, dan masyarakat 642,19 juta lembar alias 59,7 persen.
Sebelumnya, ISB mengobral ratusan ribu saham Solusi Sinergi alias Surge (WIFI). Sebagai pengendali, ISB mendivestasi tidak kurang dari 169.421.900 helai atau 169,42 juta lembar. Aksi penjualan dibantu sejumlah sekuritas.
Broker terlibat dalam hajatan itu antara lain RHB Sekuritas Indonesia, Wanteg Sekuritas, KB Valbury Sekuritas, Minna Padi Investama Sekuritas, dan NH Sekuritas Indonesia. Menyusul aksi itu, tabulasi saham perusahaan beralamat di Ruko Fatmawati Blok III Kav. 328-329, Jalan RS Fatmawati Raya Nomor 20 RT005/010, Cilandak, Jakarta Selatan tersebut berkurang.
Tepatnya, menyusut menjadi 1,08 miliar lembar alias setara dengan porsi kepemilikan 47,90 persen. Terdilusi 2,48 persen dari sebelum transaksi senyap tersebut dengan donasi sekitar 1,13 miliar eksemplar atau setara dengan tabulasi 50,38 persen.
Sayangnya, transaksi dilakukan dalam tradisi senyap. Harga penjualan, nilai transaksi, dan tujuan pelepasan tidak terungkap. Hanya, mengacu harga terkini saham Surge di kisaran Rp128, transaksi divestasi ISB bernilai sekitar Rp21,68 miliar. (*)
Related News
Target BSI (BRIS) Naik Kelas ke KBMI 4, Kejar Modal Inti di Atas Rp70T
Dua Anggota Keluarga Tanoesoedibjo Tinggalkan Kursi Komisaris BHIT
BUMI Ungkap Nasib Tambang Emas, Begini Lengkapnya
PRDL IPO dengan Valuasi Kompetitif, Fokus Ekspansi Alat Diagnostik
IPO Grup Djarum (BACH) di Rp442/Saham, Mundur Sehari & Tambah UW Baru
Pacu Ekspansi Regional, MAPA Akuisisi Sports Direct Malaysia Rp2,5T





