EmitenNews.com - Astrindo Nusantara (BIPI) sepanjang 2025 mencatat laba bersih USD1,09 juta. Drop 83 persen dari periode sama akhir tahun 2024 senilai USD6,64 juta. Menyusul hasil itu, laba per saham dasar dan dilusian ikutan jeblok menjadi USD0,000017 dari sebelumnya USD0,000103. 

Pendapatan USD235,08 juta, anjlok 58 persen dari posisi sama tahun sebelumnya USD562,96 juta. Beban pokok pendapatan USD200,44 juta, mengalami penciutan dari edisi sama 2024 sebesar USD451,66 juta. Laba kotor terkumpul USD34,64 juta, longsor signifikan dari akhir tahun sebelumnya USD111,3 juta. 

Beban umum dan administrasi USD11,92 juta, susut dari USD14,06 juta. Bagian laba usaha dari ventura bersama USD14,05 juta, turun dari USD17,55 juta. Pendapatan bunga USD11,42 juta, susut dari USD13,86 juta. Biaya keuangan USD69,1 juta, berkurang dari USD84,58 juta. Pendapatan lain-lain USD36,35 juta, meroket dari minus USD2,43 juta. 

Jumlah ekuitas USD593,98 juta, melonjak dari akhir tahun sebelumnya sebesar USD591,4 juta. Defisit USD192,83 juta, menciut dari akhir tahun 2024 senilai USD193,74 juta. Total liabilitas USD1 miliar, berkurang dari akhir tahun sebelumnya USD1,09 miliar. Jumlah aset USD1,59 miliar, turun dari akhir 2024 senilai USD1,69 miliar. (*)