Laba IMPC Melenting 51 Persen Jadi Rp447 Miliar di Semester I 2026
:
0
Pabrik PT Impack Pratama Industry Tbk. (IMPC). Foto: IMPC.
EmitenNews.com - PT Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC) menorehkan kinerja moncer sepanjang semester I 2026. Emiten bahan bangunan ini membukukan laba bersih Rp447 miliar, melesat 51% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp296 miliar.
Lonjakan laba tersebut ditopang kenaikan pendapatan bersih yang menembus Rp2,46 triliun, tumbuh 29,7% YoY dari Rp1,90 triliun di 1H2025.
Direktur Utama IMPC, Haryanto Tjiptodiharjo dalam keterangannya Jumat (31/7/2026) menyebut akselerasi kinerja juga terjadi di kuartal II. Laba bersih kuartal II-2026 meroket 70,3% YoY ke Rp244 miliar, sementara top line melesat 33,9% YoY menjadi Rp1,3 triliun.
"Kenaikan ini mencerminkan resiliensi Perseroan dalam menjalankan dan menavigasi strategi bisnis di tengah dinamikan pasokan bahan baku serta ketidakpastian geopolitik yang masih berlangsung," ujar Haryanto.
Menilik sisi profitabilitas, marjin pun ikut terkerek. Laba kotor naik 36,5% YoY menjadi Rp1,00 triliun dengan marjin laba kotor melebar 40,7% dari sebelumnya 38,6%. Laba usaha melesat 43,1% YoY ke Rp551 miliar. EBITDA juga menguat 38,2% YoY ke Rp654 miliar dengan marjin EBITDA 26,5%.
Efisiensi neraca turut terefleksi. Total liabilitas susut 10,5% YoY menjadi Rp1,91 triliun, sementara ekuitas menguat 39,2% YoY ke Rp3,41 triliun. Imbasnya, rasio utang terhadap EBITDA tergerus tajam 56,6% YoY dari 1,2x menjadi 0,5x. Rasio EBITDA terhadap beban bunga bahkan meroket 173,3% YoY ke 28,6x.
Return on Assets (RoA) naik 30,1% YoY ke 16,8%, dan Return on Equity (RoE) tumbuh 4,7% YoY ke 24,8%. Laba per saham dasar (EPS) juga terdongkrak 49,5% YoY menjadi Rp8,15.
Mengacu pencapaian semester I, IMPC diungkap Haryanto tetap mempertahankan target pendapatan Rp5,1 triliun untuk 2026. Namun, seiring penguatan profitabilitas, perseroan merevisi naik proyeksi laba bersih tahun ini ke level di atas Rp800 miliar.
Related News
Korea Development Bank Genggam 92,5 Persen Saham TIFA, Apa Sebabnya?
SMMA Diperdagangkan Lagi Usai Bayar Denda Rp150 Juta Telat Lapkeu
Dividen Interim SMDR Tebar Rp40,93 Miliar, Cek Jadwal Cum Dividen
6 Saham Ini Terjerat FCA BEI Gegara Free Float, Ada Emiten Sri Tahir
NAYZ Dilirik Saiko, Kinerja Semester I 2026 Justru Tertekan
EAST Bagi Dividen Interim Rp8,25 Miliar, Cum Date 10 Agustus





