EmitenNews.com - PT Jayamas Medica Industri Tbk. (OMED) membukukan laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp366,94 miliar pada 2025, menguat 14,07 persen secara year on year (yoy) dibandingkan Rp321,67 miliar pada 2024.

Kenaikan laba ditakar sejalan dengan penjualan neto emiten alat kesehatan tersebut yang terkumpul sebesar Rp2,06 triliun, meningkat 9,57 persen yoy dari tabulasi laba sebelumnya senilai Rp1,88 triliun.

Penopang utama berasal dari segmen produk medis sekali pakai dan habis pakai sebesar Rp1 triliun, disusul lini produk perawatan luka Rp333,48 miliar serta diagnostik dan peralatan Rp238,62 miliar.

Lalu, beban pokok penjualan terpantau naik 6,35 persen menjadi Rp1,34 triliun dari Rp1,26 triliun. Namun, margin masih aman dengan laba bruto yang juga tumbuh lebih tinggi yakni, 14,97 persen menjadi Rp717,49 miliar dari Rp624,02 miliar.

Tekanan justru timbul dari beban usaha yang menebal 18,53 persen menjadi Rp326,59 miliar dari Rp275,54 miliar. Meski demikian, laju laba bersih tetap terkondisikan di level dua ddigit.

Beriringan dengan terbitnya pembukuan keuangan tahun penuh 2025 ini, pada perdagangan Selasa (17/3) saham OMED tercatat menurun 0,78 persen setara 2 poin di level/posisi Rp250.